Gubernur Jay Inslee mengungkapkan kemarahan dan keberatannya terhadap upaya pemerintahan Trump untuk menekan suara rakyat Amerika. PilpresAS2020
jpnn.com, WASHINGTON - Gubernur Negara Bagian Washington mengkritik langkah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membatasi kemampuan Layanan Pos AS dalam memproses pemungutan suara melalui pos. "Pemungutan suara melalui pos adalah metode pemungutan suara termudah, teraman, serta paling dapat diandalkan dan sistem pemungutan suara melalui surat di Washington adalah buktinya.
Inslee berkomitmen dalam pernyataannya bahwa dia akan melakukan apa pun untuk membantu memastikan semua orang di negara bagian tersebut memiliki akses ke berbagai layanan yang ditawarkan oleh USPS, terutama hak konstitusional mereka untuk berpartisipasi dalam pemilihan presiden di negara bagian, lokal dan federal.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Donald Trump Bantah Lumpuhkan Layanan Pos AS Untuk Cegah Pilpres via PosPresiden Amerika Donald Trump membantah dirinya berniat melumpuhkan Layanan Pos AS untuk mencegah mekanisme Pilpres Amerika digelar via pos
Baca lebih lajut »
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Skandal Seks Mantan Bos McDonald's | Adik Presiden Trump MeninggalBerikut merupakan berbagai kabar dari dunia yang terjadi sejak Selasa (11/8/2020) sampai Senin (17/8/2020).
Baca lebih lajut »
Usai TikTok, Presiden AS Donald Trump Bersiap Sikat Alibaba?Setelah menekan TikTok, Presiden AS Donald Trump mulai memantau sejumlah perusahaan Tiongkok untuk selanjutnya disikat. TikTok
Baca lebih lajut »
Trump Beri Waktu ByteDance 90 Hari untuk Jual Aset TikTok di ASSetiap hari semakin mendekati tenggat waktu pertengahan September yang menandai berakhirnya operasional TikTok di AS akibat...
Baca lebih lajut »
Tim Kampanye Trump: Kamala Harris Penuhi Syarat Jadi Wakil PresidenGedung Putih hari Minggu (16/8) sepakat bahwa Senator California Kamala Harris memenuhi syarat untuk menjadi wakil presiden dari Partai Demokrat, mengakhiri sejumlah pernyataan yang digaungkan oleh Presiden Donald Trump bahwa Kamala Harris tidak memenuhi syarat untuk menjadi wakil presiden jika...
Baca lebih lajut »