Jelang Penutupan Jalan, Warga Masih Padati Kawasan Asia Afrika

Indonesia Berita Berita

Jelang Penutupan Jalan, Warga Masih Padati Kawasan Asia Afrika
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 47 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 51%

Keramaian di kawasan Asia Afrika, Bandung, masih terjadi menjelang penutupan jalan. Warga masih banyak yang terlihat hilir mudik menikmati libur akhir pekan.

Meski sudah mengetahui adanya aturan penutupan jalan, Rifki mengaku tak mempermasalahkan kondisi tersebut. Ia dan keluarganya malah antusias dengan aturan penutupan jalan sehingga bisa leluasa berkeliling di kawasan Alun-alun Bandung.. Makanya ke sini sekarang. Soalnya, kemarin nggak ke sini, Kang," ucapnya.

Warga lainnya, Indah, mengaku datang ke alun-alun bersama keluarga untuk sekadar liburan di akhir pekan. Berbeda dengan Rifki, ia berencana segera pulang lantaran khawatir terjebak macet saat penutupan jalan diberlakukan. "Tadi dari siang sama keluarga, sekarang mau pulang. Liburannya sudah cukup, Kang, takut kejebak macet nantinya," tuturnya.

Sementara itu, di lokasi, sejumlah petugas kepolisian dan Satpol PP sudah mulai berjaga menjelang penutupan Jalan Asia Afrika. Tak jarang, petugas harus berkeliling kawasan alun-alun untuk menertibkan kerumunan warga di sana. Sebagaimana diketahui, ruas Jalan Asia Afrika menjadi salah satu jalanan yang ditutup oleh Pemkot Bandung pada masa PPKM level 3. Penutupan jalan ini mulai diberlakukan pada pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB. Selain Jalan Asia Afrika, penutupan berlaku di dua ruas jalan lainnya, yakni Jalan Lengkong Kecil dan Jalan Dipatiukur.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Warga Wadas Masih WaswasWarga Wadas Masih WaswasInsiden di Wadas menimbulkan kerenggangan antara warga yang setuju dan yang tidak setuju. Warga mengaku trauma melihat aparat yang wara-wiri di desa mereka.
Baca lebih lajut »

PBB Sebut Tiongkok Masih Lanjutkan Pelecehan Kerja pada Warga UighurPBB Sebut Tiongkok Masih Lanjutkan Pelecehan Kerja pada Warga UighurPerserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebut Tiongkok masih melanjutkan praktik pelecehan tenaga kerja terhadap warga Uighur.
Baca lebih lajut »

Warga Desa Bangga Masih Menanti Hunian TetapWarga Desa Bangga Masih Menanti Hunian TetapRatusan rumah sederhana dan darurat didirikan di lahan sekitar dua ratus meter lokasi banjir bandang di Desa Bangga tahun 2019 lalu.
Baca lebih lajut »

Konflik Wadas: Info Kekerasan Dicap Hoaks, Warga-Jurnalis DiintimidasiKonflik Wadas: Info Kekerasan Dicap Hoaks, Warga-Jurnalis DiintimidasiKonflik di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kian memanas. Warga hingga jurnalis diintimidasi. Sementara berita kekerasan polisi dicap hoaks.
Baca lebih lajut »

PPKM Level 3, Warga Ramai Berolahraga dan Abaikan ProkesPPKM Level 3, Warga Ramai Berolahraga dan Abaikan ProkesBanyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker saat berolahraga di kawasan Sudirman di tengah PPKM Level 3.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 07:37:06