Jarak pandang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang hanya tersisa 50 meter dan membuat jadwal penerbangan kembali tertunda pada Rabu pagi akibat kabut ...
Palembang - Jarak pandang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang hanya tersisa 50 meter dan membuat jadwal penerbangan kembali tertunda pada Rabu pagi akibat kabut asap pekat.
"Memang jarak pandang tadi sangat-sangat tidak diizinkan terbang maupun mendarat, jarak pandang baru normal di 1.000 meter pada pukul 07.30," ujar Fahroji.Menurutnya 14 penerbangan tunda tersebut terdiri dari tujuh jadwal keberangkatan ke Jakarta, Padang, Bengkulu, Pangkal Pinang dan Medan. Sedangkan tujuh jadwal tunda kedatangan yakni dari Jakarta, Batam, Medan, dan Pekanbaru.
Sementara kondisi kabut asap tersebut sudah diingatkan oleh BMKG seiring meningkatnya kembali titik panas di Sumsel dan potensi berkurangnya intensitas hujan akibat aktivitas Badai Tropis Hagibis.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ini Alasan Kemenhub Memusatkan Kereta Jarak Jauh di Stasiun ManggaraiTidak hanya KA jarak jauh, Stasiun Manggarai juga disiapkan sebagai pusat perlintasan KA bandara dan KRL sehingga fungsi...
Baca lebih lajut »
Jonan Tegaskan KA Jarak Jauh Dialihkan ke Manggarai Tidak TepatBerita terpopuler detikFinance Selasa (8/20/2019) adalah Menteri ESDM Ignasius Jonan yang menilai pengalihan kereta jarak jauh ke Stasiun Manggarai tidak tepat.
Baca lebih lajut »
Cara Mudah Menjaga Hubungan Jarak JauhHubungan jarak jauh memberi ujian yang berbeda pada pasangan. Tak hanya mengatasi jarak fisik, juga perbedaan emosional...
Baca lebih lajut »
KA Jarak Jauh Mau Dipindah ke Manggarai, Jonan: Sebaiknya Tak Layani KRLKementerian Perhubungan akan mengalihkan kereta jarak jauh dari Stasiun Gambir ke Stasiun Manggarai. Namun rencana ini sepertinya dikritik oleh Ignasius Jonan. Ini katanya: ESDM StasiunManggarai via detikfinance
Baca lebih lajut »
Jarak Ideal Antara Kelahiran Anak Pertama dan KeduaMemberi jeda waktu antara kelahiran anak pertama dan kehamilan berikutnya, dapat mengindari sejumlah risiko kesehatan pada anak, seperti autisme dan stunting.
Baca lebih lajut »