Jangan Gunakan TWK untuk Seleksi Calon Penyelenggara Pemilu

Indonesia Berita Berita

Jangan Gunakan TWK untuk Seleksi Calon Penyelenggara Pemilu
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 37 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 70%

Kemendagri tengah menjaring nama-nama yang diusulkan menjadi tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu untuk kemudian dilaporkan pada Presiden. Anggota KPU dan Bawaslu saat ini akan berakhir masa jabatannya pada April 2022. Polhuk AdadiKompas susanarita_ks

Mural tentang pemilu di tembok Kantor KPU Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Kamis .

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah mulai menyiapkan proses seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu yang nantinya bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Pemilu 2024. Kementerian Dalam Negeri saat ini tengah menjaring nama-nama pihak yang dinilai layak menjadi anggota tim seleksi untuk kemudian diusulkan ke Presiden Joko Widodo agar diangkat melalui keputusan presiden.

Terkait dengan proses pencarian calon anggota penyelenggara pemilu, mantan Ketua Badan Pengawas Pemilu , Nur Hidayat Sardini, meminta agar tim seleksi dan pemerintah nantinya tidak menerapkan tes wawasan kebangsaan atau TWK seperti yang digunakan untuk pegawai KPK dalam alih status menjadi pegawai aparatur sipil negara .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Peretas Website KPU Jakarta Timur Ternyata Ingin Protes soal Pandemi dan Nilai KepahlawananPeretas Website KPU Jakarta Timur Ternyata Ingin Protes soal Pandemi dan Nilai KepahlawananPelaku peretas website resmi KPU Jakarta Timur, menyampaikan sejumlah pesan protes. Tapi anehnya, protes pelaku tidak berhubungan dengan kegiatan KPU. Pelaku peretas...
Baca lebih lajut »

Website KPU Jakarta Timur Diretas, Buat Apa?Website KPU Jakarta Timur Diretas, Buat Apa?Website resmi milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur https://jakartatimur.kpu.go.id diretas orang tidak bertanggung jawab. Website resmi milik Komisi Pemilihan...
Baca lebih lajut »

Dukung Program 3D KPU Jabar, Ridwan Kamil Kejar Target Desa DigitalDukung Program 3D KPU Jabar, Ridwan Kamil Kejar Target Desa DigitalGubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, mendukung pelaksanaan program Data and Digital Discussion (3D) yang diusung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar....
Baca lebih lajut »

Keterwakilan Perempuan di Lembaga Penyelenggara Pemilu Dinilai MinimKeterwakilan Perempuan di Lembaga Penyelenggara Pemilu Dinilai MinimPuskapol Fisip UI mendorong pemerintah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam agenda seleksi penyelenggara pemilu, yakni KPU RI dan Bawaslu RI.
Baca lebih lajut »

Muhammadiyah Tulis Surat ke Jokowi, Minta Batalkan TWK dan Angkat Lagi Novel Baswedan Cs - Tribunnews.comMuhammadiyah Tulis Surat ke Jokowi, Minta Batalkan TWK dan Angkat Lagi Novel Baswedan Cs - Tribunnews.comPengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menuliskan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo minta membatalkan asesmen TWK.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 11:34:51