Jamin Keberlanjutan Pendidikan Anak-anak dari Keluarga Tidak Mampu

Indonesia Berita Berita

Jamin Keberlanjutan Pendidikan Anak-anak dari Keluarga Tidak Mampu
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 91 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 40%
  • Publisher: 70%

Biaya pendidikan dirasa berat, terutama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Bantuan biaya pendidikan dan kuliah diberikan untuk memastikan anak-anak miskin bisa mengakses pendidikan. Dikbud AdadiKompas

Murid-murid di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, menunjukkan Kartu Indonesia Pintar yang diserahkan oleh Presiden Joko Widodo, Selasa .

Adapun mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah berhak mendapat dana bantuan pendidikan hingga Rp 12 juta per semester. Dana yang diberikan bertujuan untuk membantu biaya personal pendidikan peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah atau kursus, uang saku dan biaya transportasi, biaya praktik tambahan, serta biaya uji kompetensi.

Menurut Kahar, PIP merupakan salah satu solusi memberantas angka putus sekolah. Karena itu, keberlanjutan penerimaan dana PIP bagi peserta didik dari jenjang pendidikan yang satu ke jenjang pendidikan berikutnya wajib dijaga bersama.”Kami memprioritaskan peserta didik yang menerima PIP dan KIP-K saat ini adalah mereka yang telah memiliki KIP pada jenjang sebelumnya dan memiliki rekening aktif,” kata Kahar menambahkan.

Dalam acara Sosialisasi dan Percepatan Program Indonesia Pintar untuk jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah tahun 2023 di Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat, pekan ini, Desi Novita Rachmi guru di SDN Indihiang, Kota Tasikmalaya, mengatakan, PIP membantu siswa dengan keterbatasan ekonomi. Di sekolah ini, penerima PIP per tahun bisa mencapai 60-120 anak.

Sementara Jundi Jundulloh, mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, menuturkan, ia ingin sekali mengubah nasib keluarganya. Sebagai bungsu dari tiga bersaudara, kakak-kakaknya tidak ada yang melanjutkan kuliah. Untuk mendorong kampus inklusif pada semua keyakinan beragama di Indonesia, Telkom University di Bandung meluncurkan program beasiswa keagamaan. Hal ini memungkinkan mahasiswa dari semua agama, seperti Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, mendapat pendidikan bermutu tanpa hambatan finansial.KOMPAS/ESTER LINCE NAPITUPULU

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Dirut BSI Jamin Pelunasan Biaya Haji Aman Meski Layanan Sempat ErorDirut BSI Jamin Pelunasan Biaya Haji Aman Meski Layanan Sempat ErorIrjen Kemenag RI Faisal Ali Hasyim mengatakan, sejumlah calon jemaah haji mengalami kendala dalam pelunasan biaya haji 2023 imbas layanan BSI eror.
Baca lebih lajut »

APNIPER Usulkan 3 Solusi Keberlanjutan Industri Hilirisasi NikelAPNIPER Usulkan 3 Solusi Keberlanjutan Industri Hilirisasi NikelIndonesia dikaruniai anugerah karena negara ini tercatat memiliki cadangan nikel terbesar di dunia yakni 52 persen dari total cadangan nikel dunia. Indonesia dikaruniai...
Baca lebih lajut »

Indonesia Vs Jepang, Vietnam Hingga Irak, Ini Tanggapan Bernada Optimis dari Erick Thoh |Republika OnlineIndonesia Vs Jepang, Vietnam Hingga Irak, Ini Tanggapan Bernada Optimis dari Erick Thoh |Republika OnlineErick jamin timnas akan siap berjuang.
Baca lebih lajut »

Belum Diizinkan, Polisi Belum Jamin Konser Coldplay AmanBelum Diizinkan, Polisi Belum Jamin Konser Coldplay AmanAsisten Operasi Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi menegaskan, pengamanan konser Coldplay di Jakarta akan dilakukan polisi jika seluruh proses perizinan telah dipenuhi.
Baca lebih lajut »

BSI Mobile Error 4 Hari, Dirut Jamin Data dan Dana Nasabah AmanBSI Mobile Error 4 Hari, Dirut Jamin Data dan Dana Nasabah AmanBSI terus melakukan proses normalisasi dengan fokus utama untuk menjaga dana dan data nasabah tetap aman. Saat ini, proses normalisasi layanan telah dilakukan dengan baik.
Baca lebih lajut »

Layanan BSI Eror Berhari-hari, Dirut Jamin Tak Ada Rush MoneyLayanan BSI Eror Berhari-hari, Dirut Jamin Tak Ada Rush MoneyDirut Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi memastikan tidak ada rush money atau penarikan uang secara serentak dalam jumlah besar imbas layanannya yang eror.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 10:23:58