Jaksa penuntut umum (JPU) menyebut penasihat hukum Putri Candrawathi memaksakan motif pelecehan seksual dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Jaksa mengemukakan sejak awal persidangan istri Ferdy Sambo itu melalui penasihat hukumnya terus membangun narasi bahwa pembunuhan Yosua seolah-olah berawal dari pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.
Jaksa kemudian memaparkan jika pelecehan seksual memang ada, seharusnya tim penasihat hukumnya bisa melakukan pembuktian untuk membuktikan ada atau tidaknya motif tersebut. “Akan tetapi penasihat hukum yang merasa paling hebat dengan menunjukkan kehebatannya tidak mampu memperlihatkan bukti-bukti tersebut. Tim penasihat hukum hanya bermain akal pikirannya agar mencari simpatik masyarakat,” ucap Jaksa.
Jaksa menerangkan apa yang sudah dijatuhkan penuntut umum terkait tuntutan kepada Putri Candrawathi tetap dilanjutkan. Alasan jaksa menolak karena hal-hal yang terdapat pada pledoi tidak memiliki dasar yuridis yang kuat.Sebelumnya, Putri Candrawathi berulangkali menegaskan dirinya adalah korban tindak kekerasan seksual oleh Yosua. Hal tersebut dia ungkapkan dalam nota pembelaan atau pledoi dengan judulyang dibacakannya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Cerita Putri Diperkosa Yosua Berubah-ubah, Jaksa: Kental Siasat JahatJaksa penuntut umum menyoroti cerita istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi diperkosa Brigadir J atau Yosua yang berubah-ubah.
Baca lebih lajut »
Jaksa Minta Majelis Hakim Kesampingkan Pleidoi Putri CandrawathiJaksa menilai pleidoi Putri tersebut tidak memiliki dasar yuridis yang kuat sehingga dapat menggugurkan tuntutan jaksa.
Baca lebih lajut »
Bukan Takut Ferdy Sambo, Jaksa Nilai Eliezer Tembak Yosua karena LoyalitasJaksa penuntut umum menilai ulah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat bukan karena takut terhadap Ferdy Sambo.
Baca lebih lajut »
[FULL] Jaksa Tolak Pleidoi Richard Eliezer dalam Replik: Tak Ada Daya Paksa Saat Tembak YosuaJaksa penuntut umum tolak pleidoi Richard Eliezer dalam sidang replik yang digelar di PN Jakarta Selatan, Senin (30/1).
Baca lebih lajut »
Hari ini Jaksa Tanggapi Pembelaan Richard Eliezer dan Putri CandrawathiDalam pembelaannya, Putri candrawathi menegaskan dirinya sebagai korban kekerasan seksual dari Yosua.
Baca lebih lajut »