Akibat tingginya air, kendaraan dari Fatmawati menuju Pondok Indah tidak bisa melintas jalan Haji Nawi untuk sementara.
Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat yang memaksakan kenadaraannya terpaksa mengalami mati mesin atau mogok.
“ini sifatnya genangan, tapi nanti turun setengah jam atau 1 jam, kurang lebih 50 hingga 60 cm.” kata petugas Pol PP Kelurahan Gandaria Utara, Ginar, Sabtu .Genangan di lokasi ini memang kerap terjadi disaat itensitas curah hujan yang cukup tinggi, terlebih saluran gorong-gorong yang penuh dengan sampah.Video Editor: Firmansyah
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Akibat Banjir di Pakistan, Lebih dari 2 Juta Anak-Anak Tidak BersekolahPBB, Kamis (3/11) menyatakan bencana banjir baru-baru ini di Pakistan telah menghancurkan atau merusak hampir 27 ribu sekolah, menghalangi lebih dari 2 juta anak-anak di negara itu kembali ke pendidikan mereka. UNICEF melaporkan lebih dari dua bulan setelah banjir yang menghancurkan melanda...
Baca lebih lajut »
61 Rumah Rusak Berat dan 3 Mobil Hanyut Akibat Banjir di BanyuwangiBanjir terjadi akibat luapan sungai Iyas pada Kamis (3/11) malam setelah hujan deras mengguyur.
Baca lebih lajut »
Konser NCT 127 Dihentikan setelah 30 Penonton Pingsan akibat Berdesak-desakanKonser NCT 127 bertajuk The Link di ICE BSD pada Jumat (4.11.2022) malam dihentikan oleh pihak kepolisian. Konser NCT 127 bertajuk The Link di ICE BSD pada Jumat...
Baca lebih lajut »
Masjid Sparkhill di Inggris Rusak Akibat Dilempari Batu Bata |Republika OnlinePelemparan batu bata dilakukan saat jamaah melaksanakan sholat subuh.
Baca lebih lajut »
Tokoh Bulu Tangkis Justian Suhandinata Berpulang Akibat StrokeSaat perawatan di Bangkok tersebut, Justian terkena serangan stroke hingga akhirnya berpulang.
Baca lebih lajut »
Kemenkes: Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 Kembali Meningkat |Republika OnlineAda 30 provinsi yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 sepekan terakhir.
Baca lebih lajut »