Tekanan di perbankan global memicu adanya isu resesi kredit. Hal tersebut dikatakan oleh Federal Reserve pada akhir pekan kemarin.
Pihak berwenang di seluruh dunia sangat hati-hati terhadap dampak dari gejolak runtuhnya Silicon Valley Bank dan Signature Bank dan pengambilalihan penyelamatan Credit Suisse seminggu yang lalu.Mengutip laman Reuters Senin , akhir pekan lalu ditutup oleh mata uang Euro yang anjlok terhadap dolar AS, imbal hasil obligasi dan biaya asuransi melonjak meskipun ada jaminan dari pembuat kebijakan.
Dia menjelaskan masih terlalu dini untuk mengukur jejak tekanan bank terhadap perekonomian. Sejauh mana itu akan memengaruhi keputusan suku bunga berikutnya dari Komite Pasar Terbuka Federal . Sebelumnya diketahui investor dikejutkan dengan langkah pemerintah Swiss merekayasa pengambilalihan Credit Suisse oleh saingannya UBS yang berbasis di Zurich, Deutsche Bank Jerman .
Erik Nielsen, kepala penasihat ekonomi kelompok di UniCredit di London, mengatakan bank sentral tidak boleh memisahkan kebijakan moneter dari stabilitas keuangan pada saat meningkatnya kekhawatiran terhadap krisis keuangan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Muhammadiyah Bentuk Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis, Telaah Isu Keumatan dan KebangsaanLKKS Muhammadiyah ditujukan untuk menelaah isu-isu strategis keumatan dan kebangsaan demi menentukan pemosisian syarikat Muhammadiyah.
Baca lebih lajut »
Kekhawatiran Risiko Perbankan Berlanjut,Bursa Eropa JatuhBursa Eropa ditutup melemah pada Jumat (24/3/2023) karena investor mengantisipasi kenaikan suku bunga bank sentral dan berita terbaru dari sektor perbankan.
Baca lebih lajut »
Kesehatan Perbankan Dipertanyakan, Harga Minyak AmbrolHarga minyak jatuh pada Jumat (24/3/2023) di tengah penurunan saham perbankan di bursa Eropa.
Baca lebih lajut »
Harga Minyak Dunia Turun 1 Persen Didorong Kekhawatiran Krisis Sektor PerbankanHarga minyak mentah Brent turun 1,3 persen atau 95 sen AS menjadi sebesar 74,96 dollar AS per barrel.
Baca lebih lajut »
Dibayangi Krisis Perbankan, Harga Emas Dunia Masih PerkasaHarga emas dunia masih tinggi bulan Maret ini. Gelombang krisis perbankan yang mengguncang Amerika Serikat (AS) dan Eropa mendorong eskalasi harga emas.
Baca lebih lajut »
Investor Cemas dengan Kondisi Perbankan, Saham Deutsche Bank AnjlokPara analis menyatakan ada perbedaan besar antara Credit Suisse AG- dan Deutsche Bank dari segi fundamental dan profitabilitas.
Baca lebih lajut »