Hamas ingatkan dampak negatif dari penutupan akses Gaza.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Juru bicara Hamas Barhoum menyatakan tidak tidak akan menyetujui kebijakan lanjutan soal pengepungan di Gaza yang dilancarkan militer Israel. Dia memperingatkan Israel tentang konsekuensi penutupan akses perlintasan Kerem Shalom yang menjadi batas antara Israel dan Gaza.
Menurut dia, langkah rakyat Palestina di Gaza ini tentu merupakan hal yang wajar."Dan konsekuensi wajar dari kebijakan pendudukan yang agresif. Organisasi perlawanan Palestina tidak akan pernah setuju untuk memaksakan situasi ini pada penduduk kami," kata dia. Militer Israel mulai Selasa pagi menutup akses penyeberangan komersial Kerem Shalom yang menjadi perbatasan Gaza. Hal ini dilakukan setelah militer Israel menerima serangan berupa balon peledak dari Gaza selama beberapa hari terakhir.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Israel Tutup Jalur Gaza usai Hamas Tembakkan Roket LautIsrael akan menutup akses penyeberangan ke Jalur Gaza mulai Selasa (11/8) setelah Hamas menemakkan roket dan balon berisi bahan peledak.
Baca lebih lajut »
Israel Tutup Perlintasan Perbatasan Gaza Usai Serangan Balon ApiIsrael menutup perlintasan perbatasan dengan Jalur Gaza, setelah militan di wilayah itu menembakkan roket dan melancarkan serangan balon api ke wilayah Israel. Israel Gaza
Baca lebih lajut »
Israel Tutup Akses Gaza Usai Diserang Balon Peledak |Republika OnlinePenduduk Gaza makin menderita karena blokade Israel.
Baca lebih lajut »
Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke LautPesan apa yang ingin disampaikan Hamas kepada Israel?
Baca lebih lajut »
Militer Israel Serang Pos Pengamatan Hamas |Republika OnlineSerangan disebut sebagai respons peluncuran balon api ke wilayah Israel
Baca lebih lajut »