Netanyahu menyebut kesepakatan ini adalah momen bersejarah.
REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Israel dan Uni Emirat Arab sepakat untuk menormalisasi hubungan. Hal ini diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Hingga saat ini Israel belum memiliki hubungan diplomatik dengan negara-negara Teluk Arab. Namun, kekhawatiran bersama atas pengaruh regional Iran telah menyebabkan kontak tidak resmi di antara mereka.Duta Besar UEA untuk AS, Yousef Al Otaiba, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa itu adalah kemenangan untuk diplomasi dan untuk kawasan.
Perjanjian tersebut menandai kesepakatan perdamaian Israel-Arab ketiga sejak deklarasi kemerdekaan Israel pada 1948. Mesir menandatangani satu kesepakatan pada 1979, dan Yordania pada 1994.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
UEA Perpanjang Tenggat Waktu Kedaluwarsa Visa |Republika OnlineKebijakan itu memungkinkan pemegang visa kedaluwarsa terbebas dari denda.
Baca lebih lajut »
UEA Kembali Izinkan Warga Asing Masuk |Republika OnlineUAE melarang warga asing masuk sejak Maret
Baca lebih lajut »
Timnas Indonesia Batal Hadapi Thailand, UEA, dan Vietnam Tahun IniJadwal pertandingan Timnas Indonesia senior dipastikan berubah seiring keputusan AFC. Kapan laga Indonesia akan digelar? TimnasIndonesia
Baca lebih lajut »
Hot Dog Halal dari Perusahaan Amerika akan Hadir di UEA |Republika OnlineMezzan telah bekerja dengan beberapa produsen konsumen paling terkenal di dunia.
Baca lebih lajut »
Israel akan Teliti Vaksin Covid-19 dari Rusia |Republika OnlineIsrael sedang mengembangkan calon vaksinnya sendiri dan akan memulai uji klinis.
Baca lebih lajut »
Kamala Harris Punya Kedekatan dengan Israel |Republika OnlineHarris dinilai mencerminkan pemikiran tradisional Demokrat terhadap Israel.
Baca lebih lajut »