Kepala Pasukan Kedirgantaraan Pengawal Revolusi Amirali Hajizadeh mengakui senjata baru tersebut dan menginginkan pembalasan pembunuhan terhadap seorang komandan Iran.
IRAN mengembangkan rudal jelajah dengan jangkauan 1.650 kilometer. Kemampuan Teheran itu akan menimbulkan kekhawatiran negara-negara Barat setelah pesawat tak berawak Iran.
"Kami ingin membunuh Trump. Rudal jelajah kami dengan jangkauan 1.650 km telah ditambahkan ke gudang rudal Republik Islam Iran,” kata Hajizadeh. Itu terkait serangan setelah beberapa hari setelah komandan militer Iran Qassem Soleimani terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak AS pada 2020 di Baghdad. “Insyaallah, kami ingin membunuh Trump, Pompei, dan komandan militer yang mengeluarkan perintah harus dibunuh," kata Hajizadeh.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kecelakaan Helikopter, Menteri Iran Cedera Kepala-Anak Buah TewasHelikopter membawa Menteri Olahraga Iran dan rombongannya jatuh di wilayah bagian selatan. Hamid mengalami cedera di kepala, satu orang anak buahnya tewas.
Baca lebih lajut »
Helikopter Menteri Olahraga Iran Jatuh di Stadion, 1 Orang TewasMenteri Olahraga Iran Hamid Sajjadi, mengalami cedera kepala dalam kecelakaan helikopter yang mendarat di stadion di Baft, Kerman, Iran
Baca lebih lajut »
Jumlah Pasukan AS di Taiwan Dilaporkan Akan Meningkat 4 Kali LipatAmerika Serikat (AS) berencana untuk mengirim antara 100 dan 200 tentara ke Taiwan dalam beberapa bulan mendatang. Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengirim...
Baca lebih lajut »
Satu Tahun Invasi Rusia, PBB Desak Pasukan Putin Harus Mundur dari Wilayah UkrainaMemasuki satu tahun invasi Rusia ke Ukraina, Majelis Umum PBB menyetujui resolusi tidak mengikat yang menyerukan Rusia untuk mengakhiri permusuhan di Ukraina.
Baca lebih lajut »
AS Tambah Personel Militer di Taiwan untuk Pelatihan PasukanAmerika Serikat atau AS berencana untuk secara signifikan menambah jumlah personel militer Amerika yang dikerahkan di Taiwan.
Baca lebih lajut »