Serangkaian serangan di Irak beberapa bulan terakhir dikaitkan dengan Israel.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran mengatakan telah menggagalkan rencana pembunuhan Israel-Arab Jenderal senior Garda Revolusi Iran Qassem Soleimani, seorang kepala Pasukan Elite Quds. Menurut laporan media Iran, Kepala Organisasi Intelijen Garda Revolusi, Hossein Taeb mengatakan rencana pembunuhan tersebut telah dibuat selama beberapa tahun.
Dalam beberapa bulan terakhir, serangkaian serangan di Irak memang telah dikaitkan dengan Israel. Beberapa di antaranya terjadi di dekat perbatasan Suriah-Irak dan persilangan Albukamal-Qaim. Serangan itu menargetkan milisi Syiah yang didukung Iran dan afiliasinya ditugaskan untuk menyelundupkan senjata ke Suriah.
"Hati-hati dengan kata-katamu dan lebih berhati-hatilah dengan tindakanmu," kata Netanyahu yang juga memperingatkan Soleimani.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Iran Klaim Gagalkan Serangan yang Incar Komandan Pasukan Garda RevolusiTiga orang yang disebut sebagai teroris telah ditangkap dan disebut bekerja untuk dinas rahasia Arab-Israel.
Baca lebih lajut »
Iran Ajukan Syarat Duduk Satu Meja dengan Arab SaudiKami akan menerima Arab Saudi dengan tangan terbuka jika pihak berwenang Saudi menyadari bahwa mereka tidak dapat memberikan...
Baca lebih lajut »
WNI Tertembak Diduga Buta hingga Tekad Iran Hancurkan IsraelBerbagai isu ramaikan kabar internasional Rabu (2/10), mulai dari jurnalis WNI terkena peluru di Hong Kong dilaporkan buta hingga wacana Iran hancurkan Israel.
Baca lebih lajut »
Putin: Tak Ada Bukti Iran Serang Kilang Minyak SaudiMenurut Putin, pihak yang merancang serangan itu tidak mencapai tujuan mereka, tetapi hanya secara negatif mempengaruhi...
Baca lebih lajut »
Iran Akui Beri Bantuan pada Milis Pemberontak HouthiGarda Revolusi Iran (IRGC) akhirnya mengakui bahwa mereka telah memberikan bantuan kepada kelompok pemberontak Yaman, Houthi.
Baca lebih lajut »
Iran Akui Beri Bantuan pada Milis HouthiKepala Staff Angkatan Bersenjata Iran, Mayjen Mohammad Bagheri mengakuimereka telah memberikan bantuan kepada kelompok pemberontak...
Baca lebih lajut »