Beberapa sektor industri di Iran mencatat pertumbuhan minus termasuk minyak
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN --- Abdolnaser Hemmati, gubernur Bank Sentral Iran, mengatakan pertumbuhan ekonomi Iran, tidak termasuk pendapatan minyak, tahun lalu mencapai 1,1%. Hemmati, yang menulis di halaman Instagramnya, mengatakan sektor pertanian mencatat pertumbuhan 8,8% selama tahun lalu sementara sektor industri dan pertambangan tumbuh sebesar 2,3%.
Sektor layanan mencatat pertumbuhan -0,2% pada periode yang sama terutama karena penyebaran penyakit virus corona selama kuartal terakhir tahun ini, kata pejabat itu.sumber : IRNABACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sanksi Ekonomi AS tak Mempan, Gagal Jatuhkan Iran |Republika OnlineWakil Presiden Iran Eshaq Jahangiri mengatakan sanksi AS tak mampu jatuhkan Iran
Baca lebih lajut »
Menlu Iran: AS, Israel Terus Labeli Iran Ancaman |Republika OnlineIran menolak keras temuan PBB soal rudal yang menyerang Aramco di Arab Saudi
Baca lebih lajut »
Wapres Iran: Hubungan Erat Iran Rusia Sangat Penting |Republika OnlineIran dan Rusia memainkan peran politik yang krusial di Timur Tengah
Baca lebih lajut »
Tim Gugus Covid-19 Bangka Catat Penambahan 6 Kasus Positif |Republika OnlineTotal kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangka sebanyak 51 kasus.
Baca lebih lajut »
NTB Catat Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 21 Orang |Republika OnlineTotal pasien sembuh Covid 19 di NTB capai 543 orang.
Baca lebih lajut »
Catat! Begini Caranya Dapat Keringanan KPRNasabah KPR yang terdampak COVID-19 bisa mengajukan restrukturisasi atau penjadwalan kembali pembayaran angsuran. Begini caranya: CicilanKPR via detikfinance
Baca lebih lajut »