Iran: AS tak berhak mendesak 'snapback' sanksi PBB terhadap Teheran

Indonesia Berita Berita

Iran: AS tak berhak mendesak 'snapback' sanksi PBB terhadap Teheran
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 51 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 78%

AS tidak berhak mendesak penerapan kembali semua sanksi PBB terhadap Iran, menurut Menlu Iran Javad Zarif dalam surat kepada PBB.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif sebelum melakukan pertemuan di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Kamis waktu setempat. ANTARA FOTO/REUTERS/Lucas Jackson/wsj.

Dubai - Amerika Serikat tidak berhak mendesak penerapan kembali semua sanksi PBB terhadap Iran, menurut Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif dalam surat kepada PBB."Tekanan AS untuk menerapkan kembali sanksi PBB terhadap Iran akan memunculkan konsekuensi yang berbahaya ... Iran telah menahan diri dengan niatan baik ... Kini giliran masyarakat internasional yang melawan tekanan tidak sah dari Amerika Serikat," kata Zarif dalam surat itu.

Stasiun TV Iran menyebutkan surat itu telah disampaikan oleh utusan Iran untuk PBB, Majid Takhteravanchi, kepada kepala Dewan Keamanan PBB. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Rabu mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah mengarahkannya agar memicuDalam upaya untuk menjatuhkan kembali sanksi tersebut, AS akan mengajukan keberatan kepada DK PBB mengenai ketidakpatuhan Iran terhadap perjanjian nuklir, meskipun Washington telah angkat kaki dari perjanjian itu pada 2018.sebab AS tidak lagi menjadi bagian dari perjanjian nuklir tersebut.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Donald Trump Akan Aktifkan Lagi Sanksi PBB ke IranDonald Trump Akan Aktifkan Lagi Sanksi PBB ke IranPresiden Donald Trump mengaku akan mengaktifkan kembali sanksi PBB kepada Iran setelah kalah di pemungutan suara di DK PBB.
Baca lebih lajut »

Ternyata PBB Sudah Cabut Keanggotaan Ahmad YaniTernyata PBB Sudah Cabut Keanggotaan Ahmad YaniMasih banyak yang mengira Ahmad Yani merupakan kader PBB karena pernah maju menggunakan partai itu di Pileg 2019. AhmadYani
Baca lebih lajut »

DK PBB Desak Pemberontak Bebaskan Presiden MaliDK PBB Desak Pemberontak Bebaskan Presiden MaliDewan Keamanan PBB mendesak pemberontak untuk segera membebaskan para pejabat negara itu yang ditahan, termasuk presiden Mali.
Baca lebih lajut »

Oposisi Iran yang Tinggal di Eropa Ini Simpulkan Eks PM Lebanon Dibunuh atas Instruksi Teheran - Tribunnews.comOposisi Iran yang Tinggal di Eropa Ini Simpulkan Eks PM Lebanon Dibunuh atas Instruksi Teheran - Tribunnews.comOposisi Iran yang Tinggal di Eropa Ini Simpulkan Eks PM Lebanon Dibunuh atas Instruksi Teheran
Baca lebih lajut »

Iran umumkan soal rudal balistik dan jelajah di tengah ketegangan ASIran umumkan soal rudal balistik dan jelajah di tengah ketegangan ASPengumuman rudal baru ini dilakukan seiring dengan AS yang berupaya memperpanjang sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa mengenai embargo senjata Iran.
Baca lebih lajut »

Mendiang PM Lebanon Rafiq Hariri Diduga Dibunuh atas Perintah Pemimpin Tertinggi IranMendiang PM Lebanon Rafiq Hariri Diduga Dibunuh atas Perintah Pemimpin Tertinggi IranKetua Komite Urusan Luar Negeri Dewan Nasional Perlawanan Iran sebut Khamenei dan mendiang Qasem Soleimani perintahkan pembunuhan Rafiq Hariri.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-30 08:34:03