IPW Laporkan Wamenkumham ke KPK, Ada Dugaan Gratifikasi Rp 7 Miliar IPW
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso melaporkan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej ke Komisi Pemberantasan Korupsi , Selasa .
Sugeng pun menceritakan awalnya HH memberikan uang melalui asisten pribadi Eddy Hiariej berinisial YAR. Menurut Sugeng, pemberian ini dalam rangka konsultasi hukum Helmut kepada Wamen Eddy Hiariej. Kemudian oleh Eddy Hiariej diarahkan untuk berhubungan dengan YAR.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IPW Laporkan Wamenkumham ke KPK Terkait Dugaan Penerimaan GratifikasiKetua IPW Sugeng Teguh Santoso, melaporkan, Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hieariej alias Eddy Hiariej, ke KPK.
Baca lebih lajut »
IPW Laporkan Wamenkumham Eddy Hiariej ke KPK Terkait Dugaan Gratifikasi Rp 7 MiliarKetua IPW Sugeng Teguh Santoso melaporkan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej ke KPK terkait dengan dugaan korupsi dan gratifikasi Rp 7 miliar
Baca lebih lajut »
Dilaporkan IPW ke KPK, Wakil Menkumham: Hubungan Profesional Aspri dan Sugeng |Republika OnlineWamenkumham dilaporkan IPW ke KPK atas dugaan korupsi.
Baca lebih lajut »
Respons Wamenkumham Eddy Hiariej Dilaporkan IPW ke KPK soal Aliran Uang Rp 7 MiliarWamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.
Baca lebih lajut »
Wamenkumham Eddy Hiariej Dilaporkan ke KPK oleh IPW, Dugaan Terima Uang Rp7 MiliarSugeng menduga aliran dana Rp7 miliar tersebut terkait dengan permintaan bantuan pengesahan status badan hukum dan konsultasi mengenai hukum.
Baca lebih lajut »
Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Gratifikasi, Wamenkumham: Tak Ada Satu Sen Pun yang Saya Terima!Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej bantah laporan IPW yang menyebut ia menerima gratifikasi. Diketahui, IPW laporkan wamen berinisial EOSH ke KPK
Baca lebih lajut »