Investigator PBB Temukan Semakin Banyak Bukti Kejahatan Perang Rusia di Ukraina

Indonesia Berita Berita

Investigator PBB Temukan Semakin Banyak Bukti Kejahatan Perang Rusia di Ukraina
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 51 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Sebuah laporan baru yang disusun Komisi Penyelidikan PBB mengenai Ukraina mencatat semakin banyaknya bukti kejahatan perang dan kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Rusia dalam invasinya ke Ukraina. Laporan yang diserahkan kepada dewan hak asasi manusia PBB hari Senin...

Sebuah laporan baru yang disusun Komisi Penyelidikan PBB mengenai Ukraina mencatat semakin banyaknya bukti kejahatan perang dan kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Rusia dalam invasinya ke Ukraina.

“Memasuki tahun kedua konflik bersenjata, rakyat Ukraina terus menghadapi kehilangan dan terlukanya orang-orang terdekat mereka, penghancuran berskala besar, penderitaan dan trauma, serta kesulitan ekonomi yang diakibatkannya,” ujarnya. “Ribuan orang telah tewas dan terluka. Jutaan orang masih mengungsi di dalam dan di luar negeri.”Rusia memboikot pemaparan laporan itu dan tidak berada di ruangan untuk menanggapi tuduhan-tuduhan tersebut.

Sejak dibentuk Maret 2022, komisi berisikan tiga anggota itu telah mengunjungi Ukraina sebanyak lebih dari 10 kali untuk mengumpulkan informasi dari otoritas“Komisi ini kecewa karena semua bentuk komunikasi kepada Federasi Rusia masih belum dijawab,” kata Mose. “Dalam sebagian besar kasus, tampaknya tidak ada kehadiran militer di lokasi-lokasi yang terdampak atau di sekitarnya,” kata Mose.

“Komisi ini menyesalkan kurangnya kejelasan dan keterbukaan mengenai keadaan dan kategori anak-anak yang dipindahkan secara keseluruhan,” kata Mose.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Badan penyelidikan PBB sebut Rusia siksa warga Ukraina hingga tewasBadan penyelidikan PBB sebut Rusia siksa warga Ukraina hingga tewasMetode penyiksaan yang dilakukan Rusia di sebagian wilayah Ukraina yang didudukinya sangat brutal hingga menyiksa beberapa korbannya hingga tewas, kata kepala ...
Baca lebih lajut »

Rusia Sebut Kasus Genosida Ukraina di Pengadilan PBB Sebagai 'Penyalahgunaan Proses'Rusia Sebut Kasus Genosida Ukraina di Pengadilan PBB Sebagai 'Penyalahgunaan Proses'Rusia, Senin (25/9) menolak kasus genosida Ukraina di Mahkamah Internasional sebagai “penyalahgunaan proses.” Kyiv mengajukan kasusnya dua hari setelah Rusia menginvasi Ukraina dan menuduh Moskow memutarbalikkan konvensi genosida untuk menciptakan dalih bagi invasinya terhadap Ukraina....
Baca lebih lajut »

Ibu Negara Ukraina Desak Rusia Kembalikan Anak-anak UkrainaIbu Negara Ukraina Desak Rusia Kembalikan Anak-anak UkrainaIbu Negara Ukraina, Olena Zelenska telah meminta para pemimpin dunia untuk membantu memastikan kembalinya ribuan anak-anak Ukraina yang "diambil" secara paksa oleh Rusia.
Baca lebih lajut »

Rangkuman Hari ke-577 Serangan Rusia ke Ukraina: Markas Armada Laut Hitam Rusia Dibabat RudalRangkuman Hari ke-577 Serangan Rusia ke Ukraina: Markas Armada Laut Hitam Rusia Dibabat RudalRangkuman hari ke-577 serangan Rusia ke Ukraina Sabtu (23/9/2023).
Baca lebih lajut »

Kepala Badan Nuklir PBB Peringatkan Situasi ‘Sangat, Sangat Rapuh’ di PLTN UkrainaKepala Badan Nuklir PBB Peringatkan Situasi ‘Sangat, Sangat Rapuh’ di PLTN UkrainaKepala pengawas nuklir PBB, Senin (25/9) mengatakan bahwa situasi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia yang diduduki Rusia masih “sangat, sangat rapuh.” Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), mengatakan: “Pada tahun lalu, 10 rotasi ahli...
Baca lebih lajut »

Pidato di PBB, Menlu Rusia Tuding Barat sebagai Kerajaan KebohonganPidato di PBB, Menlu Rusia Tuding Barat sebagai Kerajaan KebohonganMenlu Rusia Sergey Lavrov pada Sabtu (23/9) memperingatkan bahwa ia menganggap AS, Inggris, dan negara-negara lain secara langsung berperang dengan Rusia.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 04:31:20