Interpelasi Gubernur Banten, Fraksi PDIP Berubah Sikap

Indonesia Berita Berita

Interpelasi Gubernur Banten, Fraksi PDIP Berubah Sikap
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 67 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 59%

Perubahan sikap ini terjadi setelah Gubernur Banten Wahidin Halim mengirim surat kepada Ketua DPRD Banten Andra Soni.

Sejumlah mahasiswa di Banten yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Serang, melakukan aksi melempar telur busuk ke Gedung DPRD Banten, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten , Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis, 11 Juni 2020. - Fraksi Partai Indonesia Perjuangan DPRD Banten selaku inisiator pengajuan hak interpelasi kepada Gubernur Banten Wahidin Halim tiba-tiba berubah sikap.

Langkah penyehatan Bank Banten yang dipilih oleh Gubernur Banten Wahidin Halim seolah mematikan langkah 15 anggota DPRD Banten. Padahal sebelumnya, 15 anggota DPRD Banten yang terdiri atas 13 anggota Fraksi PDIP dan masing-masing satu orang dari Fraksi Gerindra dan Fraksi Nasdem-PSI telah menandatangani pengajuan hak interpelasi.

“Memperhatikan perkembangan atas upaya dan langkah penyehatan Bank Banten yang telah memasuki babak baru melalui pengambilan opsi tertentu, maka sebagai pengusul/inisiator penggunaan hak meminta keterangan kepada gubernur Banten terkait kebijakan Gubernur dalam upaya penyehatan Bank Banten menyatakan menunda/menangguhkan untuk sementara waktu atas penggunaan hak konstitusi dimaksud ,” ujar Muhlis dalam siaran persnya yang diterimaMuhlis mengatakan keputusan penangguhan interpelasi diambil...

“Penundaan penggunaan hak interpelasi sangat bergantung pada sikap dan keseriusan Pemprov Banten dalam penyehatan Bank Banten. Jika nanti ditemukan ketidakseriusan dalam upaya menyehatkan Bank Banten, maka kami akan melanjutkan penggunaan hak interpelasi,” katanya. “Kami melihat, bukan soal langkah Pak Gubernur akan menyehatkan Bank Banten yang menghentikan langkah interpelasi. Tapi, kami menduga beraslah penyebab tidak segera mengambil langkah interpelasi,” katanya

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kepala BPH Migas Kunjungi Terminal BBM di BantenKepala BPH Migas Kunjungi Terminal BBM di BantenTim BPH Migas dalam kunjungan lapangan ke Terminal BBM PT Redeco Petrolin Utama di Banten, Jumat (19/6).
Baca lebih lajut »

Kapolda Banten Salurkan Bantuan Sembako Door to DoorKapolda Banten Salurkan Bantuan Sembako Door to DoorFiandar berharap dengan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat.
Baca lebih lajut »

KPAI Pantau Langsung PPDB di DKI Jakarta, Banten, dan JabarKPAI Pantau Langsung PPDB di DKI Jakarta, Banten, dan JabarKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan pengawasan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di wilayah...
Baca lebih lajut »

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Juni 2020UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 Juni 2020Berikut ini update Covid-19 di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung.
Baca lebih lajut »

Konflik Bupati-DPRD Jember, Tito tunggu keputusan Gubernur JatimKonflik Bupati-DPRD Jember, Tito tunggu keputusan Gubernur JatimMenurut Mendagri, persoalan Kabupaten Jember sebenarnya adalah terkait dengan komunikasi antara kepala daerah dan DPRD sehingga mekanisme check and balance tidak berjalan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 01:05:01