Badan intelijen pertahanan Inggris menyatakan pergerakan pasukan Rusia di Ukraina akan melambat dalam beberapa bulan ke depan.
Hal itu pun diperkuat oleh pernyataan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang mengatakan bahwa tentara Rusia akan segera kehabisan sumber daya yang diperlukan untuk berperang.Jerman, Johnson mengatakan pasukan Presiden Vladimir Putin memang mendapatkan kemajuan di wilayah Donbas Timur yang mendatangkan kehancuran bagi pihak Ukraina. Namun, hal itu harus dibayar mahal dari sisi tentara dan persenjataan Rusia.
"Kemudian kita harus membantu Ukraina untuk membalikkan dinamika. Saya akan memperdebatkan hal ini di KTT Kelompok Tujuh ," katanya. Menurutnya, perlambatan pergerakan pasukan Rusia harus segera dimanfaatkan sebagai momentum bagi tentara Ukraina dalam melakukan serangan balasan dengan didukung oleh bantuan persenjataan dari Inggris maupun negara lain.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eks Jenderal Rusia: Jika Perang Dunia III, Inggris Lenyap!Sebagai akibat dari Perang Dunia III, Inggris secara fisik tidak akan ada lagi. Seorang pensiunan jenderal yang juga pakar militer Rusia memperingatakan Inggris...
Baca lebih lajut »
Update Rangkuman Militer Rusia vs Ukraina: Rusia Siapkan Serangan Baru | Kabar24 - Bisnis.comPasukan Ukraina memukul mundur serangan Rusia di bagian Selatan-Timur Bohorodychne. Kini Rusia menyiapkan strategi baru.
Baca lebih lajut »
Jerman Hadapi Risiko Resesi karena Krisis Gas Rusia Semakin Dalam |Republika OnlineHarga gas telah mencapai tingkat rekor dan mendorong lonjakan inflasi.
Baca lebih lajut »
Misteri di balik kematian para jenderal Rusia di Ukraina - BBC News IndonesiaMenurut sebuah laporan, seorang mantan jenderal Rusia menerbangkan pesawat tempur dan tewas di Ukraina dalam kondisi berutang akibat sanksi pengadilan. Inikah alasan keterlibatannya di Ukraina?
Baca lebih lajut »
Rusia Terancam Gagal Bayar Utang, Putin Terbitkan DekritPresiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit untuk menghindari default.
Baca lebih lajut »
Beli Minyak Harga Diskon, China-India Sokong Rusia Hindari SanksiRusia dilaporkan menjual minyak dengan harga diskon kepada China dan India, yang pada akhirnya menghindarkan Kremlin dari sanksi ekonomi.
Baca lebih lajut »