Rusia tetap mengklaim menang dalam persaingan pengembangan senjata dengan AS walaupun terjadi kecelakaan dalam uji coba rudal Moskow pekan lalu.
"Presiden kami sudah berulang kali mengatakan bahwa teknik Rusia dalam sektor ini melampaui level yang dicapai negara-negara lain saat ini. Ini sangat menarik," ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dilansirPeskov melontarkan pernyataan ini tak lama setelah Presiden AS, Donald Trump, mengklaim bahwa negaranya memiliki teknologi yang mirip dengan roket Rusia tersebut, tapi lebih mutakhir.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Trump Komentari Ledakan Rudal Rusia: Teknologi AS Lebih MajuLedakan uji rudal bertenologi nuklir ini menewaskan 5 ahli nuklir Rusia. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump...
Baca lebih lajut »
Cegah Radiasi Ledakan Rudal Nuklir, Rusia Pindahkan Satu DesaPenduduk satu desa di Rusia diminta untuk meninggalkan rumah mereka secepatnya untuk menghindari ancaman radiasi dari ledakan rudal nuklir.
Baca lebih lajut »
Korban Tewas di Tempat Uji Coba Rudal di Rusia Sedang Buat 'Senjata' BaruLima ilmuwan yang tewas itu sedang mengembangkan 'senjata baru' dan bersumpah untuk melanjutkan pengujian rudal meskipun terjadi ledakan.
Baca lebih lajut »
Khabib Posisi Ketiga dalam Daftar Muslim Berpengaruh di RusiaBintang UFC, Khabib Nurmagomedov ada di peringkat ketiga dalam daftar muslim paling berpengaruh di Rusia.
Baca lebih lajut »
Lima Ilmuwan Nuklir Rusia Tewas dalam Ledakan MisteriusOtoritas setempat mengumumkan dua hari berkabung atas tewasnya para ilmuwan nuklir
Baca lebih lajut »
Misteri roket nuklir, senjata apa yang diuji coba Rusia di Laut Artik?Informasi saling bertolak belakang muncul setelah misil Rusia yang tengah diuji coba meledak, menewaskan lima orang, dan meningkatkan radiasi kota Severodvinsk.
Baca lebih lajut »