Beberapa tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 mengeluhkan persoalan insentif kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Menurut Ganjar, hal tersebut merupakan hal yang wajar karena mereka sudah bekerja luar biasa.
"Mereka sudah mengeluh ke saya secara langsung, 'Pak sebenarnya kami jadi enggak sih mendapatkan insentif? Kapan dapatnya karena kami sudah kerja luar biasa.' Menurut saya itu wajar, itu manusiawi," kata Ganjar di Semarang, Senin .Presiden Joko Widodo pun sudah meminta Kementerian Kesehatan segera mencairkan insentif bagi tenaga medis yang menangani Covid-19.Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga sudah menjembatani pengajuan insentif tersebut kepada pemerintah pusat.
Kendati demikian, ada persoalan lain yang dialami tenaga medis penanganan Covid-19 di tingkat kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Ganjar mengatakan, tenaga medis di lini tiga yang bekerja setelah mendapat surat keputusan dari bupati atau wali kota tidak termasuk dalam daftar penerima insentif tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Insentif Bagi Perawat yang Tangani COVID-19 di Jatim Baru Cair 20 PersenPersatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jatim berharap pemerintah segera menepati janji, kepada perawat yang menangani pasien COVID-19. Yakni soal insentif. Coronavirus
Baca lebih lajut »
UPDATE: Berkurang 2, RSKI Pulau Galang Rawat 19 Pasien Positif Covid-19Secara keseluruhan terdapat 44 pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit dadakan tersebut.
Baca lebih lajut »
VIRAL Tenaga Medis di Ambon Dianiaya Keluarga Korban COVID-19, Diduga Terkait Pemakaman Jenazah - Tribun AmbonAksi penganiayaan yang menimpa tenaga medis itu diduga terjadi setelah korban membawa jenazah Covid-19 dari ruang isolasi menuju kamar jenazah.
Baca lebih lajut »
Alasan Keluarga Pasien COVID-19 Aniaya Tenaga Medis hingga Ambil Paksa Jenazah: Penanganan Kacau - Tribun Ambon“Ayah saya diperlakukan di rumah sakit sangat tidak manusiawi. Penanganannya kacau dan itu yang membuat keluarga tidak terima,” kata AK
Baca lebih lajut »
18 Ton Limbah Medis Penanganan Covid-19 di Riau DimusnahkanSetiap sampah medis Covid-19 di Riau diharuskan selalu dibuang ke luar Riau.
Baca lebih lajut »