Insentif Investment Allowance Sepi Peminat, Ini Kata Pelaku Industri Tekstil | Ekonomi - Bisnis.com

Indonesia Berita Berita

Insentif Investment Allowance Sepi Peminat, Ini Kata Pelaku Industri Tekstil | Ekonomi - Bisnis.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 33 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 59%

Insentif Investment Allowance Sepi Peminat, Ini Kata Pelaku Industri Tekstil

Bisnis.com, JAKARTA -- Belum adanya kepastian pasar menjadi penyebab sepinya minat pelaku industri dalam memanfaatkan insentif investment allowance sebagai fasilitas mendorong geliat industri padat karya.

"Jadi, bagaimanapun effort pemerintah dalam memberikan insentif, orang tidak akan mau investasi. Orang mau investasi kalau ada jaminan pasar. Terutama, pasar ekspor kalau di tekstil," ujar Redma kepada Bisnis, Selasa . Dengan kata lain, sambungnya, penyerapan tenaga kerja besar-besar yang diharapkan dari investasi ini tidak dapat berjalan optimal dan masih diperlukan instrumen lain, yakni kepastian pasar.

Berdasarkan data Ditjen Pajak, pada 2020 tercatat hanya ada 2 wajib pajak yang mengajukan fasilitas ini, dan pada 2021 hanya 3 wajib pajak. Sampai dengan akhir tahun lalu, belum ada realisasi pemanfaatan investment allowance.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

BKPM Pastikan Insentif Tax Holiday Bagi Investor Pengembang Kilang | Ekonomi - Bisnis.comBKPM Pastikan Insentif Tax Holiday Bagi Investor Pengembang Kilang | Ekonomi - Bisnis.comPemerintah akan memberikan insentif tax holiday bagi investor yang berminat untuk mendanai proyek pengembangan kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP).
Baca lebih lajut »

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Industri Mamin Diberatkan Harga Bahan Baku dan Depresiasi Rupiah | Ekonomi - Bisnis.comSudah Jatuh Tertimpa Tangga, Industri Mamin Diberatkan Harga Bahan Baku dan Depresiasi Rupiah | Ekonomi - Bisnis.comDepresiasi rupiah menjadi beban tambahan pelaku industri makanan dan minuman (Mamin) setelah kenaikkan harga bahan baku.
Baca lebih lajut »

Dilema Rencana Cukai Plastik dan Kertas Kemasan, Ekonom: Kembangkan Industri Daur Ulang | Ekonomi - Bisnis.comDilema Rencana Cukai Plastik dan Kertas Kemasan, Ekonom: Kembangkan Industri Daur Ulang | Ekonomi - Bisnis.comperalihan dari bahan plastik ke kertas kemasan juga tidak serta merta menjawab kegelisahan pemerintah atas isu lingkungan.
Baca lebih lajut »

Ini Harga Rumah di Sekitar Citayam | Ekonomi - Bisnis.comIni Harga Rumah di Sekitar Citayam | Ekonomi - Bisnis.comBaru-baru ini, nama Citayam menjadi viral di media sosial. Apakah gaung nama Citayam sejalan dengan kenaikan harga properti?
Baca lebih lajut »

Ini Syarat Naik Pesawat per 17 Juli 2022, Bandara AP II Siap-Siap | Ekonomi - Bisnis.comIni Syarat Naik Pesawat per 17 Juli 2022, Bandara AP II Siap-Siap | Ekonomi - Bisnis.comPT Angkasa Pura II melakukan persiapan untuk melaksanakan syarat naik pesawat per 17 Juli 2022.
Baca lebih lajut »

Bapanas Intervensi Distribusi Bahan Pangan, Pedagang Berharap Ini | Ekonomi - Bisnis.comBapanas Intervensi Distribusi Bahan Pangan, Pedagang Berharap Ini | Ekonomi - Bisnis.comPedagang berharap distribusi pangan Badan Pangan Nasional dilakukan secara konsisten hingga pasokan kembali normal.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 23:46:18