pemerintah akan terus berupaya memperbaiki sistem penyaluran insentif fiskal kesehatan agar lebih cepat tersalurkan.
Liputan6.com, Jakarta Pencairan insentif fiskal untuk sektor kesehatan baru mencapai Rp 1,35 triliun. Hal tersebut disebabkan oleh keterlambatan proses penagihan, proses verifikasi klaim biaya perawatan Covid-19 oleh BPJS Kesehatan. Selain itu, proses revisi anggaran juga membuat pencairan insentif ini belum besar.
"Bidang kesehatan implementasinya kecil meski anggaran Rp 87,5 triliun kita lihat implementasinya perlu diperbaiki baik insentif tenaga kesehatan yang masih terkendala. Biaya klaim dan pembayaran pasien masih verifikasi," tandasnya.2 dari 2 halamanRealisasi Stimulus Fiskal Masih TersendatSebelumnya, program stimulus fiskal untuk penanganan Corona Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional banyak menghadapi tantangan. Salah satunya di level operasional dan proses administrasi.
"Jadi ada gap antara realisasi keuangan dan fisik, dengan anggaran yang disediakan, maupun dari sisi pelaksanaannya. KIta harap ini dapat segera diakselerasikan baik oleh gugus tugas, Kementerian Kesehatan, maupun daerah," kata Sri Mulyani.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sri Mulyani Sebut Realisasi Stimulus Fiskal Masih Tersendatimplementasi stimulus fiskal di bidang kesehatan masih sangat kecil meskipun anggarannya sudah dinaikkan menjadi Rp 87,5 triliun.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Sebut Realisasi Stimulus Fiskal Masih Tersendatimplementasi stimulus fiskal di bidang kesehatan masih sangat kecil meskipun anggarannya sudah dinaikkan menjadi Rp 87,5 triliun.
Baca lebih lajut »
KPU: Tambahan Dana Pilkada Rp 1 Triliun Cukup Sampai Juli |Republika OnlineKPU dapatkan Rp 1 triliun untuk memenuhi kebutuhan standar protokol kesehatan Covid
Baca lebih lajut »
Untung Rp 21,7 Triliun, Astra International Bagi Deviden Rp 8,6 TriliunPT Astra International Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020
Baca lebih lajut »
Djony Bunarto Resmi Jadi Bos Baru Astra InternationalSelain resmi membagikan dividen Rp 8,6 triliun, PT Astra International Tbk juga resmi memiliki presiden direktur yang baru. Ini sosoknya: AstraInternational via detikfinance
Baca lebih lajut »