Profesor hukum di Universitas George Washington Arthur Wilmarth mengungkapkan sejumlah sinyal kejatuhan SVB yang gagal dilihat.
"Itu hampir merupakan formula bukti kegagalan yang pasti. Jika ekonomi berubah, Anda mulai mendapat masalah," kata Wilmarth dikutip Rabu .
Selain itu, para ahli juga melihat pelonggaran undang-undang AS yang diberlakukan segera setelah krisis 2008. Aturan tersebut memberlakukan modal, likuiditas, dan persyaratan lain yang lebih tinggi terhadap bank dengan aset setidaknya US$ 50 miliar. Pada tahun 2018, dengan dukungan dari mantan Presiden Donald Trump, persyaratan ini dinaikkan menjadi US$ 250 miliar.Namun seorang profesor hukum di Universitas Georgetown Anna Gelpern mengatakan, perubahan undang-undang itu tidak memaafkan regulator atas kegagalan tersebut.
"Ketika persyaratan peraturan dilonggarkan baik dengan premis bahwa lembaga-lembaga itu tidak menimbulkan risiko bagi sistem karena ukurannya atau bahwa mereka lebih mudah untuk diawasi, itu memberi tekanan lebih besar pada pengawasan model lama karena Anda tidak memiliki alarm otomatis yang berbunyi dengan persyaratan," jelasnya.
Seorang profesor hukum di New York University, Michael Ohlrogge mengatakan, regulator sebagai hal yang menetapkan bobot risiko yang sangat kecil hingga nol. Dalam hal ini, persyaratan modal bank untuk sekuritas yang terkait dengan Treasury karena dianggap aman.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mantan CEO UBS Ungkap Keruntuhan Penutupan SVB |Republika OnlineKrisis SVB menunjukkan perekonomian AS sedang menghadapi masa sulit.
Baca lebih lajut »
Minyak Turun di Asia, Keruntuhan SVB Bikin Pasar Keuangan Ketakutan |Republika OnlinePenutupan tiba-tiba SVB Financial memicu kekhawatiran tentang risiko bank lain.
Baca lebih lajut »
Keruntuhan SVB Picu Ketakutan Krisis, Saham Perbankan Global Rontok!Riak gelombang dari ambruknya SVB memukul saham perbankan global pada Selasa (14/3), terlebih jaminan dari Joe Biden tidak banyak membantu menenangkan pasar.
Baca lebih lajut »
Ancaman Nyata Pasar Kripto dari Kejatuhan Bank Besar ASIndustri Kripto terancam ambruk pasca keruntuhan Silvergate Capital, Signature Bank dan Silicon Valley Bank (SVB).
Baca lebih lajut »
Deal! HSBC Beli Silicon Valley Bank, Selamatkan Para DeposanHSBC mengakuisisi SVB cabang Inggris, SVB UK, melalui anak usahanya HSBC UK Bank plc.
Baca lebih lajut »
Keruntuhan Silicon Valley Bank Pertanda Keruntuhan Kripto?Signature, yang juga memiliki fokus crypto yang kuat tetapi jauh lebih besar dari Silvergate, disita pada Minggu (12/3/2023) malam oleh regulator perbankan.
Baca lebih lajut »