Ini Rencana Bisnis Garuda Indonesia (GIAA) Usai Proposal Damai PKPU Disetujui
Bisnis.com, JAKARTA – PT Garuda Indonesia Tbk. dalam rencana bisnisnya setelah proposal perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang disetujui segera menambah jumlah pesawat yang laik hingga sebanyak 70 pesawat.
"Kira-kira mendekati total 70 pesawat. Namun kita butuh waktu membuat pesawat tersebut serviceable," kata Irfan, Jumat . Irfan juga memaparkan rencana bisnis dalam waktu dekat adalah fokus kepada rute domestik. Namun, tentunya tanpa mengesampingkan rute internasional untuk umrah, haji, dan juga fokus untuk kargo. Irfan menegaskan rute-rute yang diterbangkan adalah yang menguntungkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bos Garuda (GIAA) Blak Blakan Soal Rencana Pasca PKPU | Ekonomi - Bisnis.comManajemen Garuda Indonesia berharap agar proses PKPU bisa segera rampung agar perusahaan bisa berlari mengejar momentum pemulihan industri pasca pandemi.
Baca lebih lajut »
Garuda Indonesia Bakal Tambah Pesawat Pasca PKPUDalam negosiasi bersama sejumlah kreditor, Garuda Indonesia menyiapkan rencana pemulihan operasional hingga 2030 mendatang. Kreditor disebut telah menyetujui.
Baca lebih lajut »
Hari Ini Voting PKPU, Bagaimana Nasib Garuda Indonesia?Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan sejauh ini menjelang pengambilan suara atau voting PKPU yang akan berlangsung pada 17 Juni 2022, lebih dari 50% headcount (kreditur) akan mendukung perseroan dalam proses PKPU.
Baca lebih lajut »
Boeing Tak Daftarkan Piutang Garuda ke PKPU, Bisa 'Hangus'?Dalam prosesi penyelesaian utang Garuda lewat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), Boeing tidak mendaftarkan diri sebagai kreditur terverifikasi.
Baca lebih lajut »
Punya Utang Jumbo, Garuda Tetap Pede Rancang Rencana Bisnis hingga 2030Meski tengah berjibaku dengan restrukturisasi utang Rp142 triliun, PT Garuda Indonesia Tbk sudah memiliki rencana bisnis hingga tahun 2030 mendatang. Meski tengah...
Baca lebih lajut »
Ini Komentar Bos Garuda Soal Kehadiran Pelita Air | Ekonomi - Bisnis.comDirektur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) Irfan Setiaputra buka suara soal Pelita Air Services.
Baca lebih lajut »