Belasan bencana berlangsung di Wonogiri hanya dalam waktu satu bulan
WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -- pada September. Sementara total kerugian mencapai lebih dari 1 miliar.
Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Wonogiri, tercatat 14 kejadian bencana pada September lalu. Semuanya merupakan kejadian kebakaran dengan rincian 4 kebakaran rumah dan 10 kebakaran hutan dan lahan . “Sementara total kerugian mencapai Rp 1.402.000.000,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Rabu .
Dalam belasan peristiwa itu, seorang warga meninggal dunia. Selain itu 4 rumah rusak sedang. “Untuk luas lahan Perhutani yang terdampar kebakaran mencapai 24 hektare. Sedangkan lahan milik rakyat yang terbakar mencapai 61 hektare,” kata dia. Kejadian tersebar di delapan kecamatan di Wonogiri. Saat ini menurut dia masih memasuki musim kemarau. Potensi terjadi bencana kebakaran sangat tinggi. Kewaspadaan harus ditingkatkan terkait hal itu.Lihat Artikel AsliBACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan joglosemarnews.com.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rupiah diprediksi masih lanjutkan pelemahan hari ini, ini penyebabnyaNilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa, diprediksi masih melanjutkan pelemahan pada awal pekan.\r\n\r\n"Dalam perdagangan ...
Baca lebih lajut »
Ini 5 Titik Layanan SIM Keliling di Jakarta, Hari Iniwarga di Jakarta Selatan dapat menemukan pelayanan SIM keliling di Kampus Trilogi.
Baca lebih lajut »
Hari Ini Dalam Sejarah: Meteor Berdiameter 5-10 Meter Meledak di BoneTepat pada 8 Oktober 2009 silam, sebuah meteor meledak di kawasan teluk Bone, Sulawesi Selatan.
Baca lebih lajut »
Ini Peran 17 Tersangka dalam Diksar Mapala Berujung MautSelain menyebabkan satu orang tewas, diksar itu juga membuat dua orang peserta lain masuk dan dirawat intensif di rumah sakit. _ Regional
Baca lebih lajut »