Ini Dia Rekam Jejak Rasmus Paludan si Pembakar Alquran |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Ini Dia Rekam Jejak Rasmus Paludan si Pembakar Alquran |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 41 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 63%

Bukan pertama kali Rasmus Paludan membakar Alquran membuat dunia Islam marah.

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- Pemimpin partai politik sayap kanan Denmark, Stram Kurs, Rasmus Paludan kembali melakukan aksi kontroversialnya dengan membakar Alquran. Kali ini dia membakar Alquran di dekat Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia, pada Sabtu .

Pada 2020, kelompok Hard Line telah membakar sejumlah Alquran dan menyebut aksinya sebagai"ghetto Swedia". Mereka melakukan aksi pembakarannya Alquran di wilayah Rosengard, Malmo yang merupakan kantong umat Muslim. Hal ini memicu kerusuhan yang menyebabkan petugas polisi terluka. Sejak kejadian itu, kelompok Hard Line meneruskan aksi pembakaran Alquran di Rikenby Stockholm, Gothenburg, dan Trolhattan.

Sebelum membakar Alquran di Rikenby, Paludan telah meminta izin kepada polisi setempat untuk melakukan aksinya. Namun permintaan itu ditolak dan Paludan tetap nekat menjalankan aksinya. Dilansir BBC, pada 2020 Paludan, dijatuhi hukuman satu bulan penjara karena sejumlah pelanggaran termasuk rasisme. Dia dihukum karena mengunggah video anti-Islam di saluran media sosial partainya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jejak Rasis Politikus Swedia Rasmus Paludan, Kembali Bikin Muslim Terluka Dengan Bakar AlquranJejak Rasis Politikus Swedia Rasmus Paludan, Kembali Bikin Muslim Terluka Dengan Bakar AlquranBukan kali ini saja Rasmus Paludan membakar Alquran, sejak 2019 lalu politikus rasis itu sudah berulang kali beraksi sampai memicu kerusuhan
Baca lebih lajut »

Menlu Turki Sebut Membakar Alquran Bukan Kebebasan BerpendapatMenlu Turki Sebut Membakar Alquran Bukan Kebebasan BerpendapatMenlu Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengecam Swedia yang izinkan pembakaran Alquran secara sengaja dan tidak bisa dikategorikan sebagai kebebasan berpendapat
Baca lebih lajut »

Swedia Bolehkan Bakar Alquran, Menlu Turki Bilang Itu Bukan Kebebasan Berekspresi |Republika OnlineSwedia Bolehkan Bakar Alquran, Menlu Turki Bilang Itu Bukan Kebebasan Berekspresi |Republika OnlineTurki mengecam segala aksi yang merusak kesucian Alquran dan kitab suci keagamaan.
Baca lebih lajut »

Kecam Pembakaran Al Quran, Turki: Rasisme Anti-Islam Tidak Bisa Dianggap Kebebasan BerekspresiKecam Pembakaran Al Quran, Turki: Rasisme Anti-Islam Tidak Bisa Dianggap Kebebasan BerekspresiPolitikus partai sayap kanan Stram Kurs (Garis Keras) Swedia, bernama Rasmus Paludan membakar Alquran saat aksi protes di luar Kedutaan Turki di Stockholm, Sabtu sore.
Baca lebih lajut »

Article headlineGELORA.CO - Pemimpin partai sayap kanan Stram Kurs (Garis Keras), Rasmus Paludan, membakar sebuah Alquran di depan Kedutaan Besar Turki di ...
Baca lebih lajut »

Pemimpin Partai Politik Denmark Bakar Al Qur'an di Swedia dengan Perlindungan Polisi, Turki MurkaPemimpin Partai Politik Denmark Bakar Al Qur'an di Swedia dengan Perlindungan Polisi, Turki MurkaPemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs bernama Rasmus Paludan hari Sabtu, (21/1/2023) melakukan pembakaran Al Qur'an di Stockholm, ibu kota Swedia.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 13:43:45