Permintaan yang turun serta kenaikan harga bahan baku, ditambah dengan bajir produk impor mengancam keberlangsungan industri tekstil. PHK jadi opsi pengusaha.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA- Gelombang pemutusan hubungan kerja kembali menimpa para pelaku industri tekstil dan produk tekstil nasional.
"Sudah ada 14 kabupaten/kota yang memberikan laporan mengenai pengurangan atau putus kontrak. Kurang lebih yang kena PHK itu hampir 55.000 dan yang tutup ada 18 perusahaan," kata Yan Mei dalam konferensi pers 'Badai PHK di Industri TPT, Produsen Minta Pemerintah Turun Tangan', Rabu . Yan Mei memprediksi angka tersebut akan terus bertambah mengingat kondisi kinerja tekstil yang semakin menurun. Sebagai pengusaha yang fokus di industri garmen, dia mencatat terjadi penurunan pesanan hingga 50 persen dari bulan April 2022.
Hal ini merupakan imbas dari perang Rusia-Ukraina yang membuat konsumsi masyaraakt Eropa dan Amerika Serikat melesu. Sementara itu, pasar domestik kembali dibanjiri produk impor.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ekspor Anjlok, PHK Industri Tekstil Bisa 500 Ribu KaryawanJika Tak Diantisipasi, PHK Industri Tekstil Bisa Capai 500 Ribu
Baca lebih lajut »
Elon Musk Akan Pecat 25 Persen Karyawan Twitter pada PHK Putaran PertamaPengacara selebritas Alex Spiro, yang sudah lama mewakili Elon Musk, memimpin percakapan soal pemutusan hubungan kerja karyawan Twitter.
Baca lebih lajut »
Elon Musk Rencana PHK 25% Karyawan TwitterElon Musk kabarnya akan memberhentikan seperempat karyawan Twitter atau lebih dari 2.000 orang akan terdampak ancaman PHK ini, lho! Wah, kenapa ya?
Baca lebih lajut »
Aduh! 2.000 Karyawan Terancam PHK Usai Elon Musk Caplok TwitterRibuan karyawan Twitter terancam kena PHK setelah perusahaan tersebut diambil alih Elon Musk!
Baca lebih lajut »
Ekspor Anjlok, PHK Industri Tekstil Bisa 500 Ribu KaryawanJika Tak Diantisipasi, PHK Industri Tekstil Bisa Capai 500 Ribu
Baca lebih lajut »
Covid-19 Varian XBB Telah Masuk di Malaysia, Ditemukan Empat KasusVarian ini diduga berperan memicu gelombang kecil di negara tersebut.
Baca lebih lajut »