Permintaan terhadap industri petrokimia terus bertambah.
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kementerian Perindustrian mengatakan, industri petrokimia menjadi salah satu subsektor industri memiliki kontribusi besar terhadap impor bahan baku. Setiap tahun, nilai impor bahan baku kimiat mencapai 20 miliar dolar AS atau 30 persen terhadap total impor bahan baku.
"Kita masih banyak impor. Tanpa substitusi barang impor tentu akan sulit untuk kita mencapai nilai tambahnya," kata Achmad dalam Pendalaman Kebijakan Industri dengan Wartawan di Padang, Selasa . Menurut Sigit, dari tahun ke tahun permintaan terhadap industri petrokimia terus bertambah. Karenanya, antisipasi kenaikan impor bahan baku wajib dilakukan dengan substitusi. Namun, di sisi lain, diakui pula bahwa investasi pada industri petrokimia masih kurang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mendag: Kontrol Produk Impor Melalui Pusat Logistik BerikatMasih ada e-commerce yang 90 persen menjual produk impor.
Baca lebih lajut »
Indonesia Sumbang 40 Persen Ekonomi Digital Asia TenggaraGoogle menobatkan Indonesia sebagai negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dan menyumbang 40 persen dari nilai total.
Baca lebih lajut »
WNI Alami Luka Bakar Serius Akibat Dianiaya Suami di KuwaitWNI tersebut mengalami luka bakar 30 persen dengan grade 2.
Baca lebih lajut »
Minyak Goreng Wajib Kemas, Harga tak Boleh NaikPenggunaan bahan-bahan baku seperti plastik kemasan atau mesin pengemas tidak boleh dijadikan alasan bagi pengusaha untuk menaikkan harga bahan pangan utama masyarakat tersebut.
Baca lebih lajut »
KEIN: 4 Industri Potensial Menghadapi Persaingan GlobalKomite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) merekomendasikan empat industri potensial yang perlu dikembangkan oleh Presiden Joko Widodo. KEIN
Baca lebih lajut »
Kementerian ESDM Taksir Kebutuhan Biodiesel 2020 9,6 Juta KLKementerian ESDM menaksir kebutuhan biodiesel untuk program pencampuran biodiesel 30 persen pada minyak Solar (B30) mencapai 9,6 juta kiloliter (kl) pada 2020.
Baca lebih lajut »