Pertemuan bilateral ini dalam kaitannya dengan RCEP dan kepentingan Indonesia dengan negara-negara bersangkutan
MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita selaku pimpinan delegasi Indonesia mengagendakan pertemuan bilateral dengan India, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru, di sela Kemitraan Ekonomi Menyeluruh Regional di Beijing, Tiongkok, pada 2-3 Agustus 2019.
RCEP diawali laporan Komite Negosiasi Perdagangan dalam hal ini Indonesia diwakili oleh Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Iman Pambagyo. Dilanjutkan dengan pertemuan kaukus internal Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara untuk membahas beberapa kendala perdagangan. "Indonesia sebagai 'country coordinator' di RCEP harus bisa mencari berbagai solusi agar segala hambatan perdagangan bisa diselesaikan karena ini perintah kepala negara," tuturnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menlu Cina Inginkan Pertemuan Tatap Muka dengan Amerika SerikatMenteri Luar Negeri Cina menyarankan agar negaranya dan Wahington melakukan pertemuan tatap muka setelah banyaknya isu yang muncul.
Baca lebih lajut »
Waketum Gerindra Poyuono Ungkap Isi Pertemuan dengan MoeldokoPoyuono mengatakan dalam pertemuan itu dirinya dan Moeldoko membahas tentang kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia.
Baca lebih lajut »
Istana akan Atur Waktu Pertemuan drg Romi dengan Jokowi'Insyaallah (diagendakan). Nanti KSP (Moeldoko) juga akan berusaha memberitahu kepada pak presiden,' kata Ali Mochtar Ngabalin dari kantor KSP. cpns Jokowi drgromi
Baca lebih lajut »
Transmigrasi Indonesia Jadi Rujukan Negara LainTransmigrasi juga menjadi fokus kajian penelitian berbagai negara.
Baca lebih lajut »
Luhut tegaskan Indonesia buka peluang investasi kepada banyak negaraMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan Indonesia membuka peluang investasi seluas-luasnya kepada banyak negara dengan ...
Baca lebih lajut »
Indonesia Minta AS Bantu Palestina Jadi Negara MerdekaAS merilis proposal ekonomi untuk membantu perekonomian Palestina.
Baca lebih lajut »