Indonesia menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi internet di Asia Tenggara. Nilai ekonomi internet Indonesia sekitar 40 miliar dollar AS pada 2019. Ekonomi AdadiKompas
Produk e-money dari Bank Mandiri yang ditawarkan di laman e-dagang Shopee diperlihatkan dalam acara perjanjian kerja sama di antara kedua belah pihak, di Jakarta, Senin . Bank Mandiri memanfaatkan platform digital dalam pemasaran produknya yang didasarkan pada tren belanja masyarakat saat ini yang sebagian besar dilakukan secara daring.Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia Ignatius Untung, Jumat, di Jakarta, mengatakan, penetrasi e-dagang di Indonesia melaju cepat.
Pemerintah, tambah Ignatius, perlu mempertahankan bisnis perusahaan rintisan. Setidaknya ada 12 perusahaan e-dagang dengan bidang usaha laman pemasaran berskala besar yang masih beroperasi.Beragam produk kerajinan produksi UMKM Sidoarjo siap dipasarkan secara daring, Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gofood Klaim Layanan Antar Makanan Terbesar di Asia TenggaraGofood klaim menjadi layanan pengantaran makanan terbesar di Asia Tenggara dan Indonesia.
Baca lebih lajut »
Dampak Urbanisasi Terhadap Ekonomi RI Masih Kalah dari ChinaBappenas mengakui dampak urbanisasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia kalah jauh dibanding negara-negara Asia timur lain.
Baca lebih lajut »
Ekonomi internet Asia Tenggara akan capai 300 miliar dolar pada 2025Nilai ekonomi internet di Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp4.200 triliun pada 2025, karena jutaan orang di kawasan ...
Baca lebih lajut »
2019, Ekonomi Digital Asia Tenggara Capai US$ 100 MiliarEkonomi digital Asia Tenggara mencapai nilai US$ 100 miliar (sekitar Rp 1.418 triliun) pada 2019.
Baca lebih lajut »
Perry Warjiyo Prediksi Ekonomi Kuartal III/2019 Tumbuh 5,1%Bank Indonesia (BI) memperkirakan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun 2019 akan berada di level 5,1%...
Baca lebih lajut »
Ancaman Resesi Indonesia Masih Jauh dari NyataPemerintah diimbau tak perlu panik resesi akan mendekati Indonesia. Sebab, faktor eksternal bukan kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Baca lebih lajut »