Konferensi Asean Heritage Parks (AHP) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengelola kawasan yang kaya dengan keanekaragaman hayati.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia terpilih menjadi negara penyelenggaraan Asean Heritage Parks . Acara tersebut berlangsung di Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center, Selasa . Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong menjelaskan AHP merupakan salah satu program percontohan dari Asean, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengelola kawasan yang kaya dengan keanekaragaman hayati.
Lim, mengungkapkan tujuan utama konferensi ini memperluas peran AHP dalam perlindungan ekosistem dan pemulihan pandemi, melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang perencanaan dan pelaksanaan ekosistem pengelolaan, restorasi strategi, dan membangun daya tahan. "Pertemuan AHP Manajer menjadi peluang mempresentasikan pencapaian masing-masing AMS selama pengelolaan AHP, sehingga menjadi wadah diskusi dan berbagi pengalaman dalam mengelola AHP selama ini," pungkasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gedung Putih Jadi Tuan Rumah Konferensi Ransomware ke-2Gedung Putih menjadi tuan rumah konferensi internasional kedua tentang memerangi ransomware selama dua hari, mulai Senin (31/10). Konferensi itu melibatkan partisipasi 36 negara dan perwakilan dari beberapa perusahaan besar dunia. Sementara pertemuan tahun lalu berlangsung online karena...
Baca lebih lajut »
Pemprov Bali Batasi Kegiatan Masyarakat Selama KTT G20, Berlaku WFH dan Sekolah OnlinePemerintah Provinsi Bali memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Tahun 2022.
Baca lebih lajut »
Selama KTT G20 di Bali, Kemenhub Berlakukan Ganjil GenapAdapun pengaturan lalu lintas melalui penerapan sistem ganjil genap dan pembatasan operasional angkutan barang diberlakukan serentak mulai 11 November sampai dengan 17 November 2022 pada pukul 06.00-22.00 Wita.
Baca lebih lajut »
Belum Terang, Begini Nasib RUU Energi Baru & TerbarukanKementerian ESDM pesimistis RUU EB-ET dapat selesai sebelum Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada November ini.
Baca lebih lajut »