Indonesia Bersiap New Normal, Menko Perekonomian: Bisa Terganggu Jika Ada Gelombang Kedua Covid-19 via tribunnewswiki
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat . Airlangga mengatakan dengan dikerahkannya TNI-Polri untuk mengawasi new normal adalah langkah yang sangat penting.
Hal tersebut karena para aparat dapat membuat masyarakat lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan terkait penyebaran Covid-19. Terlebih, tempat-tempat yang mendapatkan pengawasan ketat oleh TNI-Polri bisa terhindar dari kemungkinan adanya gelombang kedua penularan dan penyebaran Covid-19.secondary wave Pengerahan aparat memang ditujukan untuk memastikan masyarakat mematuhi protookol kesehatan sesuai dengan aturan PSBB.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Putri Ayudya Pertanyakan Ini Jelang Penerapan The New Normal Covid-19 di IndonesiaPutri Ayudya Pertanyakan Ini Jelang Penerapan The New Normal Covid-19 di Indonesia: Putri Ayudya berbagi pengalaman syuting singkat bersama sineas Garin Nugroho di tengah wabah Corona Covid-19 di Tanah Air.
Baca lebih lajut »
Sebaran 415 kasus Baru Covid-19 di Indonesia: DKI Catat Penambahan TertinggiDKI Jakarta mencatat penambahan pasien Covid-19 tertinggi, yaitu sebanyak 89 kasus.
Baca lebih lajut »
Resep Anis Matta Buat Kebangkitan Indonesia dari Krisis COVID-19Pemikiran Anis Matta itu sejalan dengan spirit dari pengamat ekonomi sekaligus pelaku usaha Andi Rahmat. Gelora
Baca lebih lajut »
Disiplin Tinggi, Kunci Indonesia Menang Lawan Covid-19Tidak ada pilihan lain agar bisa menang melawan Covid-19 selain menerapkan disiplin tinggi.
Baca lebih lajut »
Mahfud: Jangan Takut, Covid-19 bukan Pembunuh Utama di IndonesiaMahfud: Jangan Takut, Covid-19 bukan Pembunuh Utama di Indonesia. Selama 131 hari jumlah rata-rata korban meninggal akibat COVID-19 di Indonesia sebanyak 17 orang/hari. Kalau akibat kecelakaan ternyata sembilan kali lebih banyak.
Baca lebih lajut »




