Indeks Persepsi Korupsi Turun, Jokowi Dinilai Gagal Berantas Rasuah

Indonesia Berita Berita

Indeks Persepsi Korupsi Turun, Jokowi Dinilai Gagal Berantas Rasuah
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 60 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 63%

Laporan Transparansi Internasional Indonesia yang menyebut Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia turun drastis membuktikan satu hal: Jokowi gagal memberantas korupsi.

Laporan Transparansi Internasional Indonesia yang menyebut Indeks Persepsi Korupsi Indonesia turun drastis membuktikan satu hal: Jokowi gagal memberantas korupsi.

“Nah, saya berharap di sisa waktu menjabat ini, Presiden Jokowi melakukan sesuatu,” kata Zaenur yang juga menilai kondisi ini sebagai warisan yang sangat buruk dari era Jokowi. Zaenur menambahkan, IPK adalah indeks komposit yang disusun menggunakan delapan indeks lain. Skor turun, salah satunya karena naiknya risiko korupsi politik. Indeks ini disebut sebagaiPRS adalah satu indeks yang menilai korupsi dalam sistem politik. Misalnya, faktor konflik kepentingan antara politisi dengan pelaku usaha atau pembayaran suap di dalam ekspor-impor gitu ya. Untuk indeks PRS saja, Indonesia mengalami penurunan skor dari 48 di tahun 2021 menjadi 35 di tahun 2022.

Para demonstran mahasiswa menggelar aksi teater dalam demo menentang rencana pemerintah merevisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, di Banda Aceh, 26 September 2019. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md di Kantor Presiden, Jakarta, Senin . “Karena yang dinilai itu bukan hanya korupsi, tapi misalnya perizinan berusaha. Itu orang berpendapat, ini banyak kolusi. Mau investasi saja kok sulit. Orang sudah punya izin di satu tempat, lalu diberikan izin ke orang lain,” ujarnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, KPK Tak Ingin DisalahkanIndeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, KPK Tak Ingin DisalahkanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ingin disalahkan dari merosotnya indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia.
Baca lebih lajut »

Indeks Persepsi Korupsi Turun, Mahfud: Birokrasi Izin di Indonesia Masih Berbelit | merdeka.comIndeks Persepsi Korupsi Turun, Mahfud: Birokrasi Izin di Indonesia Masih Berbelit | merdeka.comIndeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia mengalami penurunan empat poin. Saat ini IPK Indonesia berada di poin 34 turun dari poin tahun sebelumnya yaitu 38.
Baca lebih lajut »

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Wapres: Tentu Akan Kita TelitiIndeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Wapres: Tentu Akan Kita Teliti'Ya kita tentu akan teliti, ya penurunan persepsi korupsi kita itu, memang biasa itu kadang turun naik,' kata Ma'ruf Amin.
Baca lebih lajut »

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Wapres: Memang Biasa Itu, Kadang Turun NaikIndeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Wapres: Memang Biasa Itu, Kadang Turun NaikWapres Ma'ruf Amin mengatakan kenaikan dan penurunan Indeks Persepsi Korupsi merupakan hal yang biasa.
Baca lebih lajut »

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Ini Kata Wapres Ma'ruf Amin | merdeka.comIndeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Ini Kata Wapres Ma'ruf Amin | merdeka.comIndeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia Tahun 2022 menunjukkan penurunan sebanyak 4 poin. Merespons data ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan pemerintah tetap berkomitmen memberantas korupsi.
Baca lebih lajut »

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, KPK: Tanggung Jawab BersamaIndeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, KPK: Tanggung Jawab BersamaHasil pengukuran Transparency Internasional (TII) 2022, Indonesia meraih skor 34.100 atau turun empat poin dari tahun 2021 dengan skor 38.100. Indeks Persepsi Korupsi...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 22:51:38