Awalnya, ilmuwan berpilir ledakan kosmik FBR terjadi satu kali saja, tak berulang.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu misteri besar astronomi modern telah terungkap setelah pengamatan selama lima tahun. Ilmuwan menemukan pola berulang dalam sinyal radio yang berasal dari galaksi kerdil kecil, sekitar tiga miliar tahun cahaya dari Bumi. Ledakan radio cepat adalah salah satu topik terpanas dalam astronomi. FRBs terdeteksi untuk pertama kalinya pada 2007 oleh teleskop radio Parkes di Australia.
Para astronom berpikir pola yang mereka amati menunjukkan ledakan kuat ini terkait dengan gerakan orbital dari bintang masif, sebuah bintang neutron dan sebuah lubang hitam. “Mendeteksi perioditas, memberikan kendala penting tentang asal usul semburan dan siklus aktivitas dapat membantah bintang neutron pendahulunya,” ujar Rajwade.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Para Ilmuwan Protes ke Facebook Minta Unggahan Trump Dihapus |Republika OnlinePara ilmuwah menilai Donald trump menyebarkan misinformasi dan menghasut.
Baca lebih lajut »
Bandung Temukan Tiga Klaster Covid-19 Baru |Republika OnlineSeluruh pasien dari klaster baru Covid-19 di Bandung sudah isolasi mandiri.
Baca lebih lajut »
Senator AS: China tak Ingin Barat Temukan Vaksin Lebih Dulu |Republika OnlineSenator AS menuding China telah menyabotase pengembangan vaksin Corona.
Baca lebih lajut »
SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Nusakambangan |Republika OnlineKorban tenggelam di Nusakambangan ditemukan setelah pencarian selama tiga hari
Baca lebih lajut »
Rumah Anggota DPRK Aceh Barat Digranat OTK |Republika OnlineLedakan granat terjadi Senin diri hari sekitar pukul 03.45 WIB.
Baca lebih lajut »
7 Hari Sewa Vila, Pasutri Ini Kedapatan Bawa Sabu |Republika OnlinePolisi belum bisa mematikan peran pasutri itu dalam jaringan peredaran narkotika.
Baca lebih lajut »