Dokter ahli gizi merekomendasikan ikan untuk asupan protein hewani anak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsumsi ikan penting untuk mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak. Asupan nutrisi dari ikan juga dapat menjadi membantu mencegah stunting.
Baca Juga Dr Nurhati menjelaskan bahwa kandungan protein yang terdapat di dalam ikan sangat tinggi. Ikan juga mudah dicerna oleh anak. Dr Nurhati menyebut bahwa asam amino taurin yang terkandung di dalam ikan dapat berperan besar dalam perkembangan otak. Taurin juga merangsang pertumbuhan sel otak di masa balita dan pada 1.000 hari pertama kehidupan atau masa emas pertumbuhan anak.
Protein hewani lain yang juga penting dalam mendukung tumbuh kembang anak di antaranya telur dan daging. Selain memperbanyak jumlah protein hewani, jangan lupa tetap masukkan lemak dalam porsi makan anak sesuai kebutuhan harian.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Greek Yoghurt Banyak Mengandung ProteinAda beragam jenis yoghurt, salah satunya Greek yoghurt
Baca lebih lajut »
KEK Kesehatan Sanur-Bali didukung dokter asing dan dokter diasporaKawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di kawasan Sanur, Bali, yang di dalamnya terdapat Bali International Hospital akan didukung oleh para dokter asing dan ...
Baca lebih lajut »
Menkes Ungkap Enam Alasan Dukung RUU Omnibus Kesehatan |Republika OnlineJumlah dokter umum dan dokter spesialis di Indonesia dinilai masih sangat kurang.
Baca lebih lajut »
Greysia Polii Hamil, Ini yang Harus Diperhatikan saat Mengandung di Usia 35Mantan atlet bulu tangkis Greysia Polii mengumumkan kabar kehamilannya. Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu itu tengah hamil 26 minggu.
Baca lebih lajut »
Penyelundupan Dokter Untuk Rusak Kesehatan - NEWS OR HOAXBenarkah Terjadi Penyelundupan Dokter Untuk Merusak Kesehatan Warga Indonesia Melalui Vaksin?
Baca lebih lajut »
RUU Kesehatan untuk Lindungi Dokter, Tenaga Kesehatan, dan PublikRancangan Undang-Undang Kesehatan ditujukan untuk mempermudah hidup dan karier dokter, dan pada akhirnya memperbaiki layanan kepada masyarakat. Apakah logis ditolak dan dicap sebagai upaya liberalisasi sektor kesehatan? Opini AdadiKompas
Baca lebih lajut »