IHSG menguat 0,30 persen ke posisi 6.919,92 seiring dengan naiknya saham big caps, meninggalkan BBCA dan BBNI.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat ke posisi 6.919,92 pada perdagangan Selasa dan melaju di zona hijau sesaat setelahnya.
Sementara itu, mayoritas saham-saham penghuni top 10 big cap terpantau mengawali perdagangan di berbagai posisi. BBRI memimpin kenaikan dengan apresiasi sebesar 0,22 persen. Selain itu, saham batu bara ADRO dan BUMI juga menguat masing-masing 0,65 persen dan 1,29 persen. Tim riset MNC Sekuritas menyebut meski IHSG ditutup menguat 0,5 persen ke level 6.898, sertai dengan peningkatan volume pembelian dan mampu break dari area resistance di 6.900. Dengan demikian, posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave dari wave [i] dari wave C pada skenario hitam.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Intip Komitmen BNI (BBNI) dan BCA (BBCA) pada Sektor Sektor Pembiayaan HijauBNI (BBNI) dan BCA (BBCA) menggenjot pembiayaan hijau sepanjang 2022.
Baca lebih lajut »
IHSG Berpeluang Naik, Ajaib Sekuritas Jagokan 3 SahamIHSG hari ini diprediksi bergerak mixed dalam range level 6.847 – 6.952 dan Ajaib Sekuritas merekomendasikan 3 saham.
Baca lebih lajut »
IHSG Senin pagi dibuka naik 9,94 poinIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi dibuka menguat 9,94 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.908,9. Sementara ...
Baca lebih lajut »
Berpeluang |em|Rebound|/em|, IHSG Dibuka Naik di Awal Pekan |Republika OnlineIHSG dibuka di zona positif pada perdagangan Senin (30/1/2023).
Baca lebih lajut »
Setelah Cetak Rekor Laba, Ini yang Bikin BNI (BBNI) Pede Tahun IniSepanjang 2022, BNI (BBNI) membukukan laba tertinggi sepanjang sejarah perusahaan berdiri.
Baca lebih lajut »
Nasabah BCA Digital Tembus 1,1 Juta, Bos BCA (BBCA) Bidik Laba Tahun IniMekanisme bank digital milik BCA (BBCA) mendapatkan profit dengan cara ekspansi kredit.
Baca lebih lajut »