Sentimen positif IHSG datang dari Wall Street yang ditutup menguat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan bergerakan di zona positif pada perdagangan Kamis . Indeks saham menguat sebesar 0,81 persen atau naik 42,55 poin ke level 5.276,00 dari penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 5.233,45. Sentimen datang dari bursa Amerika Serikat yang ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Penguatan dipimpin oleh Nasdaq sebesar 2,13 persen diikuti S&P 500 menguat 1,40 persen dan Dow Jones menguat 1,05 persen.
"Penguatan didorong optimisme dari sentiment vaksin covid-19 terbaru yang akan segera diproduksi massal," kata Dennies, Kamis . Sementara itu, analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, mengatakan investor sedang menanti data tingkat inflasi AS dan beberapa data ekonomi China yang akan menjadi indikator keadaan ekonomi ditengah pandemi. Ia memperkirakan pasar saham domestik akan terus bergerak mendekati trend positifnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IHSG menguat Didongkrak Sentimen Positif Dalam Negeri |Republika OnlinePergerakan pasar saham domestik hari ini mendapat pengaruh positif dalam negeri.
Baca lebih lajut »
Sentimen Positif Global Warnai IHSG, Ini Rekomendasi SahamnyaSecara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.192 - 5.277.
Baca lebih lajut »
Sesi I, IHSG Menguat ke 5.191,6Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,66 persen ke kisaran 5.191,6 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (11/8/2020).
Baca lebih lajut »
Melaju di Zona Hijau, IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat di 5.184IHSG berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan Selasa (11/8) pagi ini. Indeks tercatat mengalami kenaikan sebesar...
Baca lebih lajut »
IHSG Menguat 0,63 Persen Seiring Perkembangan Soal Vaksin Covid-19IHSG ditutup menguat 32,33 poin atau 0,63 persen ke posisi 5.190,17. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,4 poin atau 0,67 persen menjadi 812,3. hargasaham IHSG
Baca lebih lajut »