IHSG kembali melanjutkan tren negatifnya. BEI menilai, pasar modal Indonesia masih rentan dari gejolak perekonomian global. IHSG via detikfinance
- Indeks Harga Saham Gabungan kembali melanjutkan tren negatifnya. Hari ini IHSG tercatat anjlok 60 poin atau 1% ke posisi 6.000.
Menanggapi hal itu, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia, Laksono Widito Widodo menilai, pasar modal Indonesia masih rentan dari gejolak perekonomian global.Salah satu penyebabnya, menurut Laksono adalah mulai bergairahnya pasar modal di Eropa. Hal itu membuat investor asing menarik diri dari Indonesia dan masuk ke Eropa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ambruk 1%, IHSG Ditutup Sentuh Level 6,000 Saat Bursa Asia VariatifIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Senin (7/10/2019) ditutup ambruk untuk jatuh semakin dalam menjadi...
Baca lebih lajut »
Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,5%Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,5 persen ke kisaran 6.031.
Baca lebih lajut »
IHSG diprediksi bergerak variatif pekan ini, dibayangi sentimen globalIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini diprediksi bergerak variatif dibayangi ketidakpastian ekonomi global.\r\n\r\nIHSG ...
Baca lebih lajut »
Awal Pekan, IHSG Dibuka MenguatIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,3 persen ke kisaran 6.076,6.
Baca lebih lajut »
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Awal PekanIHSG diperkirakan hanya mampu menguat terbatas pada perdagangan Senin (7/10). Sentimen global diyakini masih membayangi laju indeks.
Baca lebih lajut »