Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat, kendati neraca perdagangan September mengalami defisit, namun ...
Pialang mendiskusikan pergerakan indeks harga saham gabungan di Gedung Bursa Efek Jakarta, indeks masih melemah diganjal sentimen global. Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia pada Selasa sore ditutup menguat, kendati neraca perdagangan September mengalami defisit, namun sentimen meredanya perang dagang menopang pergerakan positif bursa saham Indonesia itu.
"Data neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit sempat menekan kinerja IHSG pada hari ini. Meskipun demikian, sentimen positif penguatan IHSG ialah meredanya tensi perang dagang antara AS dengan China. Pasar mengapresiasi kesepakatan dagang antara AS dengan China," kata Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Selasa
Dibuka menguat, IHSG sempat melemah cukup lama di sesi pertama, sebelum akhirnya menguat pada sesi kedua dan terus berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IHSG Ditutup Naik 31 PoinIHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 6.158 dan terendah 6.118.
Baca lebih lajut »
Ratu Elizabeth Tetapkan Brexit 31 OktoberPidato Ratu merinci semua rencana yang ingin diatur pemerintah ke depan.
Baca lebih lajut »
31 Ribu Aparat Diterjunkan Amankan Pelantikan Jokowi-Ma'rufPelantikan presiden dan wakil presiden digelar pukul 14.30 WIB. 31 ribu aparat gabungan disebar di tiga lapis pengamanan.
Baca lebih lajut »
Awali Sesi, IHSG di Zona MerahIndeks LQ45 naik 1 poin menjadi 955,5 dari 954,4.
Baca lebih lajut »
Jelang Rilis Neraca Dagang, IHSG Diproyeksi Tetap HijauIHSG diprediksi menguat. Pergerakan juga masih akan dipengaruhi oleh sentimen global dan rilis data neraca perdagangan Indonesia.
Baca lebih lajut »
Rilis Neraca Dagang Beri Kekuatan IHSG Hari IniIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (15/10). Penguatan dipicu oleh rilis data neraca dagang September 2019.
Baca lebih lajut »