Pada perdagangan Senin (5/8) kemarin IHSG ditutup melemah ke posisi ke 6.175,703
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksi akan menguat pada perdagangan hari ini. Sebelumnya IHSG ditutup melemah 164,47 poin atau 2,59 persen ke 6.175,703 pada perdagangan Senin .
"Kekecewaan Trump pada pernyataan the Fed yang ragu akan pemangkasan lanjutan beban pinjaman atau suku bunga menjadi korek pemicu pelemahan," ujar Lanjar, Selasa . Selain itu, pelemahan IHSG juga disebabkan dari turunnya ekuitas Asia secara signifikan 164.48 poin kelevel 6.175. Ini merupakan penuruan terbesar harian sejak September tahun lalu. Kekhawatiran investor pada ekuitas Indonesia menjadi faktor utama.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IHSG Diprediksi Menguat Terangkat Data Ekonomi Kuartal IIIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Senin (5/8). Pasar mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2019.
Baca lebih lajut »
IHSG Bakal Perkasa, Investor Dianjurkan Buru Saham Kapitalisasi BesarIHSG berpeluang menguat dan bergerak ke arah zona hijau dalam rentang support di level 6.301 dan resistance di level 6.372.
Baca lebih lajut »
Awal Perdagangan, IHSG Dilanda Aksi Jual SahamPukul 09.10 WIB, IHSG melemah 44,5 poin (0,70 persen) menjadi 6.295.
Baca lebih lajut »
IHSG diperkirakan sulit bergerak positif, perhatian ke perang dagangIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini diperkirakan akan relatif sulit bergerak ke zona positif.\r\n\r\nIHSG Senin pagi ...
Baca lebih lajut »