Berbahaya jika pasien Covid-19 yang melakukan isoman tak lapor ke aparat desa.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Ikatan Dokter Indonesia Bandarlampung mengungkapkan, banyak pasien isolasi mandiri tidak melapor ke aparat desa atau Dinas Kesehatan. Hal itu terjadi akibat adanya stigma buruk terhadap orang yang terpapar Covid-19.
Dr Aditya mengatakan, misinformasi di masyarakat terkait dengan Covid-19 harus segera diklarifikasi. Masyarakat perlu disadarkan bahwa Covid-19 bukan aib.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Satgas Covid-19: Dampak PPKM, Angka Kematian Covid-19 Menurun Sepekan TerakhirMeskipun alami penurunan, pada level daerah masih ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan angka kematian akibat Covid-19 yang cukup berarti.
Baca lebih lajut »
Oknum Nakes Suntikan Vaksin Covid-19 Kosong di Pluit, IDI Sarankan Hal Ini Supaya Tak TerulangOknum tenaga kesehatan (nakes) berinisial EO diduga menyuntikan vaksin kosong kepada pasien di Pluit, Jakarta Utara.
Baca lebih lajut »
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 IDI: Angka Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia Masih TinggiKetua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban mengingatkan di Indonesia tingkat infeksi virus Covid-19 masih terhitung tinggi....
Baca lebih lajut »
Kasus Vaksin Kosong, IDI Ingatkan Tahapan saat Proses Penyuntikan Vaksin COVID-19Seorang nakes berinisial EO diduga menyuntikkan vaksin kosong ke warga berinisial BLP. Peristiwa itu terjadi saat vaksinasi massal di sekolah IPK di Penjaringan,...
Baca lebih lajut »
Cakupan Vaksinasi Covid-19 Pada Pelajar di Jakut Capai 80%Sejak dimulai pada Juli 2021 lalu, capaian vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Jakarta Utara telah menyentuh angka 80% atau sebanyak 80.427 orang.
Baca lebih lajut »