IDAI Ungkap Bahaya Obesitas pada Anak

Indonesia Berita Berita

IDAI Ungkap Bahaya Obesitas pada Anak
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 19 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 11%
  • Publisher: 92%

'Obesitas adalah suatu penyakit, jangan dianggap itu adalah kondisi sehat atau anaknya jadi lucu, jangan jadi idaman semua orangtua.'

KETUA Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan orangtua untuk tidak menganggap lucu anak yang terlalu gemuk atau obesitas, karena kondisi tersebut sebenarnya merupakan suatu penyakit.

Menurut Piprim, obesitas bisa menjadi salah satu gejala sindrom metabolik selain hipertensi, gula darah tinggi, trigliserida tinggi, dan rendahnya kadar kolesterol HDL.Ia menjelaskan, beberapa tahun kemudian, sindrom metabolik itu dapat berubah menjadi penyakit degeneratif seperti stroke, serangan jantung, keganasan atau kanker, diabetes melitus, dan lain-lain.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jangan dianggap lucu, ini bahaya obesitas pada anakJangan dianggap lucu, ini bahaya obesitas pada anakAyah, Bunda, jangan anggap lucu anak yang terlalu gemuk atau obesitas karena kondisi tersebut sebenarnya merupakan suatu penyakit. Ini dia langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah.
Baca lebih lajut »

Kemenkes Ungkap Daerah dengan Jumlah Anak Obesitas TertinggiKemenkes Ungkap Daerah dengan Jumlah Anak Obesitas TertinggiBerdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi kegemukan keseluruhan pada anak berusia lima hingga 12 tahun adalah sebesar 20 persen.
Baca lebih lajut »

Balita Obesitas di Bekasi Bakal Didampingi dengan PerawatanBalita Obesitas di Bekasi Bakal Didampingi dengan PerawatanMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan siap memberikan pendampingan terhadap kasus obesitas pada balita bernama Muhammad Kehzi Alfaro
Baca lebih lajut »

Penjelasan Dinkes Bekasi Ihwal Muhammad Kenzi Alfaro, Sang Balita Obesitas yang Viral di MedsosPenjelasan Dinkes Bekasi Ihwal Muhammad Kenzi Alfaro, Sang Balita Obesitas yang Viral di MedsosBalita kelebihan berat badan atau obesitas bernama Muhammad Kenzi Alfaro (16 bulan) asal Kabupaten Bekasi mulai jalani rawat jalan intensif.
Baca lebih lajut »

Umur Setahun Berat Badan Capai 27 Kg, Bayi Obesitas Asal Bekasi Dirujuk ke RSUmur Setahun Berat Badan Capai 27 Kg, Bayi Obesitas Asal Bekasi Dirujuk ke RSMemiliki berat badan jauh di atas anak-anak seusianya, tenaga kesehatan setempat sudah merujuk Kenzi untuk mendapatkan penanganan rumah sakit.
Baca lebih lajut »

Menkes Minta Bayi Obesitas 27 Kg di Bekasi Dirawat: Harusnya Di-cover BPJSMenkes Minta Bayi Obesitas 27 Kg di Bekasi Dirawat: Harusnya Di-cover BPJSMenkes angkat bicara perihal kasus bayi berusia 16 bulan berbobot 27 kilogram di Bekasi. Ia meminta agar bayi tersebut segera mendapatkan perawatan intensif.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 13:13:34