Sebuah helikopter militer milik Rusia mendarat di Ukraina, demikian laporan dari seorang pilot yang diyakinkan telah membelot.
Seorang blogger militer Rusia mengatakan helikopter telah melintasi perbatasan dengan tiga orang di dalamnya “beberapa minggu yang lalu”, namun mengklaim bahwa pesawat tersebut tersesat.
Keluarga pilot telah dipindahkan ke Ukraina sebagai bagian dari operasi pembelotan dan dia akan bergabung dengan mereka, katanya. Berita tentang kemungkinan pembelotan pilot muncul beberapa hari setelah serangan pesawat tak berawak menghancurkan pesawat pembom supersonik Rusia di lapangan terbang ratusan kilometer dari Ukraina.
Unjuk rasa penolakan pun langsung pecah. Pemerintah Rusia lantas telah menambah hukuman bagi pembelot atau orang yang tidak patuh. Hukumannya bisa mencapai 10 tahun penjara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rusia Pukul Mundur Penyabot Ukraina yang Hendak Masuk PerbatasanSerangan digagalkan oleh beberapa badan keamanan Rusia termasuk FSB, Kementerian Pertahanan, dan Garda Nasional.
Baca lebih lajut »
Jet Sukhoi Rusia Hancurkan Kapal Pengintai Ukraina di Laut HitamAwak penerbangan AL Su-30cm Armada Laut Hitam menghancurkan kapal pengintai Angkatan Bersenjata Ukraina di area fasilitas produksi gas Rusia.
Baca lebih lajut »
Kala Megawati Cerita Kedekatannya dengan Putin hingga Invasi Rusia ke UkrainaMegawati mengaku mengenal sosok Putin sejak ia masih menjabat sebagai sekretaris Wali Kota St. Petersburg.
Baca lebih lajut »
Megawati soal Invasi Rusia: Kalau Putin Mau Habisi Ukraina, Sehari saja Bisa tapi Dia Nggak MauMegawati Seokarnoputri menyebut Vladimir Putin tidak bertujuan menghancurkan Ukraina dengan invasi.
Baca lebih lajut »
Serangan Drone Ukraina Hancurkan Bomber Supersonik RusiaSerangan drone Ukraina hancurkan pesawat supersonik Rusia.
Baca lebih lajut »
Laporan: Penyabot Ukraina Dilaporkan Berada di Balik Serangan di RusiaDua outlet berita Ukraina melaporkan pada Selasa (22/8) bahwa penyabot Ukraina bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada Sabtu (19/8) dan Senin (21/8) yang menghancurkan dua pesawat pembom Rusia dan merusak dua pesawat lainnya di dua pangkalan udara jauh di dalam wilayah Rusia....
Baca lebih lajut »