Hati-Hati, Mendorong PLTS Atap Berlebihan malah Ancam Sistem Kelistrikan

Indonesia Berita Berita

Hati-Hati, Mendorong PLTS Atap Berlebihan malah Ancam Sistem Kelistrikan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 92%

Dampak yang harus dihitung bila dorong PLTS Atap

Keinginan pemerintah untuk mempercepat bauran energi baru dan terbarukan menjadi 23% pada 2025 dengan membangun PLTS Atap mengancam sistem kelistrikan.

Guru Besar Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Iwa Garniwa mengungkapkan jika melihat data statistik, Indonesia hanya menyumbang emisi 1,8%, China 2,8% dan Jepang 3,3%. Bahkan Amerika Serikat menyumbang emisi hingga 14,5%. Artinya, Indonesia tidak dianggap sebagai negara yang mengotori langit dunia.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus menekan energi berbasis fosil dari tahun ke tahun dengan mendorong secara masif peningkatan pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan untuk mengejar target bauran energi dari EBT sebesar 23% pada 2025. Menurut Iwa, sumber energi dari EBT yang memikul beban kelistrikan di sistem PLN bervariasi, mulai dari PLTA, PLTP, hingga biomassa. Dari sisi itu bauran energi nasional harus kuat.

“Tidak bisa pokoknya EBT sebanyak-banyaknya. Tidak peduli terhadap hal itu barangkali pemutus kebijakan, Kok seperti tidak paham situasi,” tegas Iwa. Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara mengatakan bahwa PLN mulai harus bergerak memproduksi listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan . Hal ini sesuai dengan tuntutan global dimana produk yang menggunakan hasil produksi dari energi yang tidak green akan ditolak pasar.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Marwan Batubara Bicara TDL dan PLTS AtapMarwan Batubara Bicara TDL dan PLTS AtapPengamat energi mengingatkan potensi kenaikan TDL karena adanya kewajiban perusahaan listrik negara membeli listrik yang dihasilkan oleh pengembang.
Baca lebih lajut »

Pemanfaatan PLTS Atap Kini Makin Diminati oleh Pelaku IndustriPemanfaatan PLTS Atap Kini Makin Diminati oleh Pelaku IndustriPemanfaatan energi terbarukan melalui sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Atap kini makin diminati. PLTSAtap
Baca lebih lajut »

Pemerintah Diingatkan agar Hati-hati Melonggarkan IndustriPemerintah Diingatkan agar Hati-hati Melonggarkan IndustriPelonggaran aktivitas industri di tengah masih tingginya angka penularan, kasus baru, dan rendahnya jangkauan vaksin Covid-19 berisiko merugikan industri itu sendiri. Pelonggaran mesti dilakukan dengan sangat hati-hati. Ekonomi AdadiKompas anesnyes
Baca lebih lajut »

Bahaya Cetak Sertifikat Vaksin COVID-19 di Jasa Pencetak, Siswa Perlu Hati-hatiBahaya Cetak Sertifikat Vaksin COVID-19 di Jasa Pencetak, Siswa Perlu Hati-hatiDetikNetwork Ikut cetak sertifikat vaksin melalui jasa pencetak rupanya bisa berbuntut bahaya. Ini risiko yang perlu diketahui pelajar & mahasiswa.
Baca lebih lajut »

Ferdinand Hutahaean diingatkan Lulung agar hati-hati saat berkomentarFerdinand Hutahaean diingatkan Lulung agar hati-hati saat berkomentarAnggota DPR RI Abraham Lulung Lunggana mengingatkan agar mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean agar berhati-hati dalam berkomentar termasuk ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 17:46:42