Hasil Uji BPOM, Obat Sirop Produksi Pharos Dinyatakan Aman

Indonesia Berita Berita

Hasil Uji BPOM, Obat Sirop Produksi Pharos Dinyatakan Aman
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 62 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 92%

BPOM telah menyatakan bahwa Praxion aman dikonsumsi melalui press conference yang diselenggarakan pada Rabu, 8 Februari 2023

PERMASALAHAN sirop obat untuk anak yang menimbulkan gagal ginjal akut progresif atipikal pada Anak masih menjadi perhatian dan sorotan.

Acara Dialog interaktif Kesehatan dengan tema "Sirup Obat Aman untuk Anak" bersifat nasional dengan jumlah peserta dibatasi 250 orang.Dalam dialog yang berlangsung di Jakarta, Selasa , juru bicara dan Corporate Communications Director PT Pharos Indonesia, Ida Nurtika, menjelaskan bahwa bersama GP Farmasi mengimbau masyarakat dan dokter spesialis anak bahwa obat dan sirop aman untuk dikonsumsi kembali.

Praxion merupakan merek obat dengan kandungan paracetamol untuk bayi dan anak-anak yang diproduksi oleh PT Pharos Indonesia. Obat ini tersedia dalam bentuk suspensi, forte, dan drops."Belum lama ini, Praxion diterpa pemberitaan negatif karena diduga sebagai penyebab kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal ," jelas Ida.

"Pernyataan tersebut diberikan oleh BPOM RI setelah menguji tujuh sampel obat Praxion dari sirup obat sisa pasien hingga sirup yang beredar di pasaran," katanya.Selain itu, menurut Ida, menguji obat di tempat produksi dengan batch yang sama dan sampel sirup dengan batch yang berdekatan dengan sirup obat pasien, serta diambil pula dari sampel bahan baku sorbitol dan dua produk sirup lain yang menggunakan bahan baku dengan nomor batch yang sama.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Penggunaan Obat Tradisional Harus Penuhi Standar, IDI: Sudah Dapat Sertifikasi BPOMPenggunaan Obat Tradisional Harus Penuhi Standar, IDI: Sudah Dapat Sertifikasi BPOMObat tradisional yang baik dan memenuhi standar yakni yang telah memiliki sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Baca lebih lajut »

BPOM luncurkan aplikasi pelaporan efek samping obatBPOM luncurkan aplikasi pelaporan efek samping obatBPOM meluncurkan aplikasi sistem pelaporan farmakovigilans, e-MESO, sebagai kanal pelaporan masyarakat terhadap efek samping produk obat yang beredar di pasaran.
Baca lebih lajut »

Respons Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Bikin Aplikasi Pelaporan Efek Samping ObatRespons Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Bikin Aplikasi Pelaporan Efek Samping ObatRespons Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Bikin Aplikasi Pelaporan Efek Samping Obat TempoTekno
Baca lebih lajut »

Anjing yang Gigit 3 Bocah di Dompu Positif RabiesAnjing yang Gigit 3 Bocah di Dompu Positif RabiesMujahidin mengatakan, dengan keluarnya hasil uji laboratorium tersebut maka penanganan terhadap pasien harus dilakukan secara ekstra.
Baca lebih lajut »

Aksinya Berhasil! Jokowi Ketiban Durian Runtuh Rp519 TriliunAksinya Berhasil! Jokowi Ketiban Durian Runtuh Rp519 TriliunAksi Presiden Jokowi menekankan hilirisasi hasil pertambangan membuahkan hasil, RI dapat durian runtuh Rp519 triliun
Baca lebih lajut »

IDAI dan Kemenkes Pastikan OMAI Fitofarmaka Sirup Aman Dikonsumsi AnakIDAI dan Kemenkes Pastikan OMAI Fitofarmaka Sirup Aman Dikonsumsi AnakBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sendiri sudah mengeluarkan ketentuan syarat obat sirup yang aman untuk dikonsumsi oleh anak. - Halaman 1
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 10:29:39