Ada sejumlah kalangan muda yang setuju dengan alasan perkawinan anak untuk menghindari zina. pernikahananak
jpnn.com, JAKARTA - Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N Rosalin mengungkapkan, pencegahan perkawinan anak di Indonesia tidak bisa ditunda lagi. Perkawinan anak merupakan masalah jangka panjang yang harus dihadapi bersama-sama. Sebab, melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi terutama perkawinan anak merupakan tanggung jawab kita bersama.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2019, prevalensi perkawinan anak menunjukkan angka yang sangat memprihatinkan, di mana 1 dari 9 atau sekitar 11,21 persen perempuan usia 20-24 tahun menikah sebelum umur 18 tahun. Jumlah ini berbanding kontras dengan laki-laki dimana 1 dari 100 laki-laki berumur 20-24 tahun menikah saat usia anak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Simak, Kalimat Jenderal Idham Azis Menanggapi Hasil Survei Indikator PolitikBerikut ini tanggapan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terhadap jasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia. JenderalIdhamAzis
Baca lebih lajut »
Hasil Otopsi Satu Keluarga Tewas di Tangerang, Dua Anak Dibunuh, Ayah Gantung DiriKeterangan dari ibu mertua menyebut R memiliki sifat temperamental dan pernah mengancam akan membunuh istrinya N alias L.
Baca lebih lajut »
Rashford Targetkan tak Ada Lagi Anak Kelaparan di Inggris |Republika OnlineRashford mengumpulkan sekira Rp 358 miliar untuk amal selama lockdown virus corona.
Baca lebih lajut »
Sudahkah Para Veteran Indonesia Sejahtera? Ini Hasil Survei Litbang KompasHasil jajak pendapat juga menunjukkan bahwa responden menyambut positif kebijakan pemerintah terkait jaminan kesehatan dan hunian bagi veteran.
Baca lebih lajut »
Ma'ruf Minta Ada Anggaran Persiapan New Normal untuk PesantrenWakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kementerian menganggarkan dana dari APBN agar pesantren bisa bersiap masuk ke era new normal.
Baca lebih lajut »
Korut Sebut Tak Ada Alasan untuk Pertahankan Hubungan dengan AS ‘Sebuah Janji Kosong’Menteri Luar Negeri Korea Utara menyebut kebijakan Amerika Serikat membuktikan bahwa negera itu tetap menjadi ancaman jangka panjang bagi Korut.
Baca lebih lajut »