Harian Kompas pernah dilarang terbit oleh pemerintah selama 2 minggu pada 20 Januari hingga 4 Februari 1978. Lantas apa yang terjadi setelah koran itu dibredel? Jimmy S Harianto Wartawan Kompas era itu mengisahkannya dalam DiBalikBerita. AdadiKompas
tak boleh terbit selama dua minggu karena nekat memberitakan demonstrasi mahasiswa. Dalam foto, wartawan St Sularto , Purnama K , Indrawan Sasongko .
Inti pernyataan dan janji itu, ada empat hal. Pertama, tidak akan menulis tentang keluarga Presiden Soeharto dan asal-usul kekayaan keluarga Soeharto. Kedua, tidak akan mempersoalkan Dwifungsi ABRI. Ketiga, tidak akan menulis tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan suku, agama, ras, dan antargolongan . Keempat, tidak akan menurunkan tulisan yang memperuncing konflik.
Jakob Oetama berpandangan berbeda. Menurut Jakob, ”Mayat hanya bisa dikenang, tetapi tidak akan mungkin diajak berjuang. Perjuangan masih panjang dan membutuhkan sarana, di antaranya melalui media massa....”
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Crash 2 Kali Saat Tes Pramusim MotoGP di Sepang, Marc Marquez Heran'Saya tidak mengetahui penyebab kecelakaan kedua saya,' kata Marc Marquez seusai menyelesaikan hari pertama tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang.
Baca lebih lajut »
Kekayaan Lenyap Rp430 Triliun, Mark Zuckerberg Kini Peringkat 12 Orang Terkaya Dunia | merdeka.comPenurunan kekayaan Mark Zuckerberg dalam satu hari merupakan terbesar yang pernah ada dan terjadi setelah kerugian satu hari bos Tesla Inc senilai USD 35 miliar pada November.
Baca lebih lajut »
Hasil Final Tes Pramusim MotoGP Sepang 2022: Aleix Espargaro Kuasai Hari PertamaAleix Espargaro menguasai hari pertama tes pramusim MotoGP 2022. Aleix Espargaro menguasai hari pertama tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Sepang,...
Baca lebih lajut »
Gunung Anak Krakatau 9 Kali Luncurkan Awan Panas, Sinar Pijar Terlihat di Malam HariAktivitas Gunung Anak Krakatau berupa hembusan asap dan abu vulkanik (awan panas) terjadi sebanyak sembilan kali selama hari ini. Pada malam hari, teramati sinar...
Baca lebih lajut »