Hakim Sarankan Warga Sheikh Jarrah Akui Tanah Milik Israel |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Hakim Sarankan Warga Sheikh Jarrah Akui Tanah Milik Israel |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 35 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 63%

Warga Sheikh Jarrah menolak tawaran yang diajukan hakim Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Mahkamah Agung Israel menunda banding dari empat keluarga Palestina yang mengalami pengusiran paksa dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur. Keluarga itu menyatakan telah menolak proposal pengadilan yang mengizinkan keluarga tersebut tinggal berstatus sebagai penyewa dilindungi dan mengakui kepemilikan Israel.

Pengadilan Israel yang lebih rendah telah menyetujui pengusiran empat keluarga untuk memberi jalan bagi pemukim Yahudi. Pengadilanmemutuskan bahwa rumah mereka dibangun di atas tanah milik orang Yahudi sebelum Israel didirikan pada 1948. Hakim Isaac Amit meminta dokumentasi lebih lanjut dan berkata,"Kami akan menerbitkan keputusan nanti," tanpa menetapkan tanggal sidang berikutnya.

"Mereka memberi banyak tekanan pada kami untuk mencapai kesepakatan dengan pemukim Israel di mana kami akan menyewa dari organisasi pemukim. Tentu saja kami menolak,” kata Muhammad al-Kurd, salah satu dari empat keluarga Palestina yang mengajukan kasus pengusiran tersebut.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Palestina tolak tawaran Israel untuk akhiri ancaman pengusiran di Sheikh Jarrah - BBC News IndonesiaPalestina tolak tawaran Israel untuk akhiri ancaman pengusiran di Sheikh Jarrah - BBC News IndonesiaMahkamah Agung di Israel mengusulkan rencana yang memungkinkan warga Palestina di Yerusalem Timur yang menghadapi pengusiran untuk tetap bertahan di rumah mereka, namun mereka menolaknya.
Baca lebih lajut »

Satgas Pamtas bantu warga perbatasan perbaiki pipa air bersihSatgas Pamtas bantu warga perbatasan perbaiki pipa air bersihPersonel Satgas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia Markas Besar TNI dari Batalion Infantri Mekanis 643/Wanara Sakti membantu warga perbatasan di Desa ...
Baca lebih lajut »

Rusak Mobil Ambulans Saat Antar Jenazah Pasien Covid-19, Tiga Warga Jadi TersangkaRusak Mobil Ambulans Saat Antar Jenazah Pasien Covid-19, Tiga Warga Jadi TersangkaAksi perusakan itu sempat terekam video amatir dan viral di media sosial.\n
Baca lebih lajut »

Krisis Pangan Hantui Warga Perkotaan, Petani Songan Bangli Turun TanganKrisis Pangan Hantui Warga Perkotaan, Petani Songan Bangli Turun TanganKelompok tani Sari Pertiwi Bukit Selat Desa Songan memberikan paket sayuran gratis kepada warga Kota Denpasar di tengah pandemi yang tak kunjung selesai paketsayuran
Baca lebih lajut »

Menjerit karena PPKM, Ratusan Warga di Kawasan Wisata Guci Kibarkan Bendera PutihMenjerit karena PPKM, Ratusan Warga di Kawasan Wisata Guci Kibarkan Bendera PutihWarga di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah kibarkan bendera putih di depan rumahnya karena menyerah dengan ditutupnya objek wisata tersebut. Warga...
Baca lebih lajut »

Warga Maluku Tengah Akan Terima Bantuan PPKM dari Pemerintah, Ada Beras hingga Uang TunaiWarga Maluku Tengah Akan Terima Bantuan PPKM dari Pemerintah, Ada Beras hingga Uang TunaiBantuan itu akan disalurkan kepada sebanyak 33.957 keluarga penerima manfaat.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 01:52:21