Seorang hakim Amerika Serikat (AS) pada Jumat (15/9) memerintahkan Argentina untuk membayar hampir $16,1 miliar kepada dua perusahaan yang tidak diberi kompensasi atas nasionalisasi perusahaan raksasa minyak YPF pada 2012. Kedua entitas bisnis tersebut merupakan pemegang saham minoritas YPF....
Seorang hakim Amerika Serikat pada Jumat memerintahkan Argentina untuk membayar hampir $16,1 miliar kepada dua perusahaan yang tidak diberi kompensasi atas nasionalisasi perusahaan raksasa minyak YPF pada 2012. Kedua entitas bisnis tersebut merupakan pemegang saham minoritas YPF.
Preska memerintahkan negara Amerika Selatan tersebut untuk membayar ganti rugi sebesar $7,5 miliar dan bunga sebesar $6,85 miliar kepada Petersen Energia. Argentina, yang sedang dililit krisis ekonomi dan politik dengan inflasi tahunan yang tidak terkendali, bahkan mencapai lebih dari 120 persen, mengatakan pada 9 Agustus bahwa mereka akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Ada waktu 30 hari untuk melakukannya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Momen Pertemuan Karyawan Irfan Hakim dengan Kerangka Sapi Wariso dan Golden, Dipenuhi Isak TangisIrfan Hakim punya banyak cara unik untuk berterima kasih kepada karyawannya yang membantu mengurus binatang.
Baca lebih lajut »
Viral Aksi Brutal Pemain Barito: Maki-maki Hakim Garis, Sikut Bek PSMAksi tidak sportif pemain Barito Putera Eksel Runtukahu saat melawan PSM Makassar pada lanjutan Liga 1, jadi viral di media sosial.
Baca lebih lajut »
Ini Permintaan Ibunda Virgoun Jika Inara Rusli Dapat Hak Asuh AnakEva dan Febby mengaku siap menerima apapun yang jadi putusan majelis hakim.
Baca lebih lajut »
Inflasi Bulanan Argentina Cetak Rekor Tertinggi dalam Tiga DekadeArgentina mencatat tingkat inflasi sebesar 12,4% pada Agustus. Ini tergolong kenaikan bulanan tertinggi dalam lebih dari tiga dekade di negara yang dilanda ketidakstabilan ekonomi kronis.
Baca lebih lajut »
Argentina pertahankan suku bunga stabil meski terjadi lonjakan inflasiBank sentral Argentina (BCRA) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan tetap stabil di 118 persen selama rapat dewan terakhir mereka, meskipun tingkat ...
Baca lebih lajut »