Amerika Serikat dan negara sekutu Barat mengirimkan senjata dan alustsista ke Ukraina untuk menghadapi serangan Rusia. TempoDunia
TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Resnikov hampir setiap hari dalam sepekan terakhir memposting gambar-gambar pesawat-pesawat angkut besar dengan peti berisi senjata dan amunisi yang dikirim Amerika Serikat dan sekutu Barat untuk menghadapi serbuan Rusia.Menurut pemerintah Ukraina, negara-negara Barat—termasuk AS— telah memberikan bantuan militer kepada Kiev sebesar US$1,5 miliar atau Rp21,5 triliun.
Kiev hingga sekarang belum menjadi anggota blok itu. AS sendiri mengirim rudal Javelin ke Ukraina sejak 2019.Rudal StingerSistem Pertahanan Udara Portabel Manusia atau MANPADS, salah satunya rudal Stinger buatan AS. Perdana Menteri Lithuania Ingrida Simonyte mengumumkan mengirimkan rudal Stinger buatan AS ke Ukraina dari Lithuania.Rudal ini sangat penting karena Rusia lebih unggul dari Ukraina, terutama untuk angkatan udaranya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rusia Kirim Tentara ke Dekat Ukraina, AS: Ada Potensi Serangan di Rusia!Lagi-lagi citra satelit terbaru menunjukkan sejumlah pengerahan baru tentara dan peralatan lapis baja dari garnisun-garnisun Rusia ke dekat perbatasan Ukraina.
Baca lebih lajut »
AS Klaim Pasukan Rusia Sudah Punya Daftar Orang Ukraina yang Hendak Dibunuh Atau Dikirim ke KampMenurut laporan The Washington Post, klaim tentang Rusia ini termuat dalam surat yang dikirim oleh pihak Amerika Serikat kepada Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Michelle Bachelet.
Baca lebih lajut »
Tentara Rusia Bunuh 5 Anggota Tim Sabotase dari Ukraina di PerbatasanLima anggota kelompok sabotase Ukraina telah dibunuh pasukan Rusia dan pasukan penjaga perbatasan FSB setelah berusaha secara ilegal melintasi perbatasan Rusia....
Baca lebih lajut »
Biden Bersedia Bicara dengan Putin, Jika Rusia Tidak Invasi UkrainaPresiden AS Joe Biden telah menyetujui pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, “pada prinsipnya,” dan hanya jika Rusia “tidak melanjutkan aksi militer,” kata Gedung Putih pada Minggu (20/2) malam. Pernyataan dari sekretaris pers Jen Psaki menyebutkan Menteri Luar Negeri AS Antony...
Baca lebih lajut »
Tembakan Mortir dari Arah Ukraina Hancurkan Pos Perbatasan RusiaDinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengatakan pada Senin, sebuah mortir ditembakkan dari wilayah Ukraina telah menghancurkan sebuah pos penjagaan perbatasan di daerah Rostov, Rusia.
Baca lebih lajut »